UMKM
Masyarakat Semakin Suka Belanja Online Namun Ada Kendala Keterampilan Pedagang Daring
Data menunjukkan animo masyarakat untuk berbelanja online tinggi namun ada kendala sumber daya manusia yang terampil di bidang penjualan daring
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Survei dari Badan Pusat Statistik (BPS) tentang statistik eCommerce yang dirilis pada Desember 2022 silam menunjukkan bahwa seller di berbagai platform e-commerce menghadapi kendala di tengah persaingan yang semakin ketat.
Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa kendala yang paling banyak dihadapi oleh 15 ribu unit usaha e-commerce yang disurvei adalah kurangnya permintaan barang dan jasa.
Sekitar 37,65 persen usaha e-commerce yang mengeluhkan hal ini.
Simak Video Digitalisasi UMKM di Kota Depok :
Kendala lain yang disebut di antaranya juga adalah kurangnya sumber daya manusia yang terampil.
Padahal, data We Are Social menyebut bahwa jumlah orang yang berbelanja secara daring (online) meningkat sebanyak 12,8 % menjadi 178,9 juta orang pada 2022 dari tahun sebelumnya.
Data ini menunjukkan animo masyarakat untuk berbelanja online sendiri sebenarnya masih sangat tinggi dan potensi pasar masih sangat besar.
Hal tersebut menjadi pendorong PT Global Digital Niaga Tbk. (Blibli), mengadakan Workshop Blibli Seller secara berkala untuk mendapatkan berbagai macam dukungan bisnis hingga berdaya dalam meningkatkan usahanya.
Dalam siaran pers yang diterima Wartakotalive.com, workshop ini menyediakan materi yang komprehensif dan disesuaikan dengan topik-topik relevan terkini, dan disampaikan oleh narasumber terpecaya, agar seller bisa berkembang dan lebih siap menghadapi tantangan.
“Blibli berkomitmen untuk memfasilitasi seller di platform kami untuk terus mengembangkan bisnis mereka dengan menawarkan rangkaian edukasi rutin, baik secara online dan offline, dengan harapan pelatihan ini dapat membantu rekan-rekan seller memperluas pasarnya juga memperbanyak transaksi,” kata Senior VP of Seller Sales Operations and Development Blibli, Geoffrey L Darmawan.
Blibli menyebut bahwa di tengah menjamurnya seller di platform daring yang ingin meningkatkan penjualan, informasi soal cara mengembangkan bisnis dan latihan praktik langsung masih sangat terbatas.
Baca juga: Berikut Tips Tingkatkan Penjualan Online di Bulan Ramadan, UMKM Wajib Tahu
Baca juga: Tren Perilaku Belanja Online Meningkat Jelang Bulan Puasa 2023, Ini e-Commerce No.1 Pilihan Pengguna
“Untuk itu Blibli memberikan dukungan dengan kelas edukasi ini. Seller juga bisa langsung mempraktikkan ilmu baru yang mereka dapatkan difasilitasi narasumber yang kompeten,” tambah Geoffrey.
Tahun ini, Workshop Blibli Seller diadakan di tigakota besar, yakni Semarang, Surabaya, dan Jakarta, setelah sebelumnya diadakan pertama kali di Bandung pada Desember 2022.
Workshop di Semarang juga telah diadakan pada Februari 2023 silam. Pada workshop ini, Blibli mengundang Iksan Bangsawan, CEO Skena Wahana Kreatif, sebagai narasumber yang membawakan materi tentang cara mengoptimasikan media sosial untuk mendorong peningkatan traffic penjualan.
“Workshop ini dapat membantu para seller meningkatkan usahanya. Selain itu, harapannya tidak berhenti di sini, namun bisa juga mengajak para seller lain, sehingga dampaknya dapat dirasakan oleh secara lebih luas,” kata Iksan.
Kartika, salah satu penjual produk olahraga di Blibli mengatakan kesempatan mengikuti workshop bermanfaat untuk meningkatkan kapabilitas dalam memaksimalkan usahanya. “Kegiatan ini membantu banyak hal dari sisi pemasaran dan program seperti ini terus dilanjutkan. Harapannya setelah ini kami dapat terus meningkatkan penjualan,” tutup Kartika.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Studio-Mini.jpg)