Platform Digital Billboard on Demand Diyakini Mampu Bantu UMKM di Indonesia Promosi
Kehadiran platform digital billboard on demand diyakini membantu UMKM di Indonesia promosi dengan memasang iklan bersaing dengan perusahaan lainnya.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kehadiran platform digital billboard on demand diyakini dapat membantu UMKM di Indonesia untuk melakukan promosi dengan memasang iklan pada sebuah digital billboard.
Hal itu pula yang coba dilakukan Lightbridge sebagai sebuah platform digital billboard on demand. Ada peluang UMKM untuk bersaing dengan perusahaan lain lewat digital billboard.
CEO Lightbridge Sandy Hartawan mengatakan kehadiran Lightbridge mempemudah orang untuk memasang iklan pada digital billboard atau kurang lebih dikatakan ecommerce.
"Fungsi dari Lightbridge ini membantu UMKM satlock company untuk bisa diberikan di videotron atau digital billboard sehingga dapat bersaing dengan perusahaan lainnya," ucap Sandy, lewat keterangan, Kamis (23/2/2023).
Baca juga: Bonceng 3 dan Main Handphone, Siswi Kecelakaan Motor Hingga Terpental ke Sungai di Kalideres
Sandy menjelaskan proses pembuatan sistem pada Lightbridge membutuhkan waktu hingga bisa dirilis secara online. Dari pencetusan ide, deflock hingga online butuh waktu dua tahun.
"Perbedaan Lightbridge dengan videotron lainnya ialah sebuah platform digital bilboard on demand pertama di Indonesia,” katanya.
“Dimana klien bisa memasang iklan dari manapun, kapanpun dan bisa menyesuaikan dengan budget klien," ujar Sandy.
Dia menyebut Lightbridge mempunyai 100 titik lokasi yang hampir tersebar di Indonesia mulai dari Sabang hingga Merauke. Titik tersebut terdiri dari indoor maupun outdoor.
Baca juga: Anies Baswedan: Lima Tahun Saya Bertugas, Jakarta Tenang, Aman, dan Warganya Saling Toleransi
"Kenapa harga pasar iklan Lightbridge begitu murah mulai dari ribuan? Karena kita bisa menyewakan titik digital bilboard dari satuan terkecilnya yakni perspot atau perkali tayang kurang lebih selama 15 detik," ujar Sandy.
Dia mengatakan tantangan Lightbridge ini ialah bagaimana mengubah pola pemikiran orang dari citra digital billboard yang sangat mahal menjadi affordable atau terjangkau.
Menurutnya sekarang dapat disesuaikan dengan budget si pengiklan. Apalagi yang memasang iklan di Lightbridge mulai dari perusahaan besar, UMKM, startup, fanbase hingga perorangan.
"Menurut data, orang Indonesia menghabiskan waktu setengah perharinya di jalan. Sehingga perkembangan media luar ruang akan terus berkembang," pungkasnya.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kehadiran-platform-digital-billboard-on-demand-diyakini-membantu-umkm-di-indonesia-untuk-promosi.jpg)