Senin, 27 April 2026

Polisi Tembak Polisi

Ferdy Sambo Divonis Mati, Kasus Polisi Tembak Polisi Terjadi lagi di Polda Bengkulu

Kasus polisi tembak polisi kembali terjadi, kali ini di Poles Kaur Polda Bengkulu. Namun, kasus ini dipicu keteledoran.

Editor: Valentino Verry
Tribunnnews.com
Ilustrasi Polisi - Kasus polisi tembak polisi terjadi lagi di Polres Kaur Polda Bengkulu, Sabtu (18/2/2023), kali ini akibat keteledoran anggota polisi yang sedang membersihkan senjata api. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Institusi Polri benar-benar direpotkan oleh anggotanya, berbagai kasus terus muncul yang mencoreng.

Terbesar adalah kasus polisi tembak polisi yang melibatkan Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuat Maruf, Ricky Rizal dan Richard Eliezer, dengan korban almarhum Brigadir Yosua Hutabarat.

Empat terdakwa kasus polisi tembak polisi sudah divonis oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan hukuman berat, namun itu tak membuat anggota Polri jera.

Terbaru, anggota Polres Kaur Polda Bengkulu tertembak oleh temannya sendiri, Sabtu (18/2/2023).

Insiden itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, saat orang tengah beristirahat .

Namun, untuk kasus ini berbeda dengan Ferdy Sambo, kali ini murni kelalaian alias kecelakaan.

Berdasarkan keterangan Polres Kaur, korban Briptu TY tidak sengaja tertembak oleh Briptu VY dengan jenis senjata revolver.

Baca juga: Polisi Tembak Polisi di Lampung, Aipda Rudy Tak Terima Istrinya Dipermalukan di Group WhatsApp

Kronologi kejadian bermula pada saat Briptu VY batu pulang dari dinas malam dan membersihkan senjata di dekat Briptu TY di dalam kontrakan mereka.

Saat itu posisi korban, Briptu TY sedang tidur telentang diatas kasur.

Kelalaian dan kecerobohan Briptu VY, mengakibatkan senpi yg sedang ia bersihkan meletus dan mengenai Briptu TY.

Baca juga: Kronologi Polisi Tembak Polisi di Gorontalo, Bripda Arif Ditembak Bripda MRZ saat Bikin Mie Rebus

"Jadi kejadian ini murni adalah kelalaian," ungkap Kapolres Kaur, AKBP Eko Budiman, saat dikonfirmasi, Sabtu (18/2/2023).

Atas kejadian ini korban sendiri hari ini telah menjalani operasi di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu.

Namun, sebelum dilakukan operasi, korban masih dalam keadaan sadar dan mengobrol dengan kedua orang tuanya.

"Penanganan awal, korban sempat dibawa ke rumah sakit oleh Briptu VY dan Briptu R Ke RSUD Kaur. Namun saat ini sudah dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu untuk mejalani perawatan medis," kata Eko.

Ilustrasi - Polisi Pelaku Penembak Polisi di Lampung Mengaku Sakit Hati Aib Keluarga Disebar Korban.
Ilustrasi - Polisi Pelaku Penembak Polisi di Lampung Mengaku Sakit Hati Aib Keluarga Disebar Korban. (kolase instagram)

Pihak keluarga korban sendiri ikhlas dan menyatakan tidak akan menuntut Briptu VY, atas kejadian ini.

Pasalnya kejadian ini memang murni adalah kecelakaan dan tidak ada unsur pidana atau kesengajaan sama sekali.

"Pihak keluarga ikhlas dan tdk akan menuntut, karena memang korban selalu cerita ke orangtuanya tidak ada masalah dengan rekan sekontrakannya tersebut," ujar Eko.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

 

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved