Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Adanya Penimbunan 500 Ton MinyaKita di Gudang Cilincing

Satgas Pangan Bareskrim Polri lakukan penyelidikan atas penemuan 500 ton minyak goreng bersubsidi pemerintah MinyaKita di Cilincing, Jakarta Utara.

Warta Kota/M Rifqi Ibnumasy
Mendag Zulkifli Hasan bersama Dirtipideksus Bareskrim Polri Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan Februanto sidak gudang penyimpanan minyak goreng di Cilincing, Jakarta Utara. 

WARTAKOTALIVE.COM, CILINCING - Satgas Pangan Bareskrim Polri lakukan penyelidikan atas penemuan 500 ton minyak goreng bersubsidi pemerintah MinyaKita di Cilincing, Jakarta Utara.

Penyelidikan tersebut dilakukan untuk memastikan apakah ada dugaan penimbunan MinyaKita di gudang milik PT Bina Karya Prima (BKP) kawasan KBN Marunda. 

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Tipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan menjelaskan, pihaknya telah memproses penyelidikan dugaan penimbunan MinyaKita itu.

"Terkait dengan prosesnya kita akan dalami dulu proses apa benar terjadi penimbunan atau tidak," kata Whisnu di lokasi, Selasa (7/2/2023).

Baca juga: Langka di Pasaran, Zulkifli Hasan Temukan Ratusan Ribu Liter MinyaKita Menumpuk di Gudang Cilincing

Whisnu menambahkan, penyelidikan ini dilaksanakan secara komprehensif dengan melibatkan Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan.

Untuk sekarang, petugas masih mendalami alasan PT BKP belum mendistribusikan 500 ton MinyaKita meski sudah diproduksi sejak Desember 2022 lalu.

Namun, pihak  PT BKP selaku produsen mengaku belum mendistribusikan 500 ton MinyaKita lantaran belum menerima Domestic Market Obligation (DMO).

"Ini salah satu produsen minyak goreng kita yang cukup banyak 70 persen. (Alasan 500 ton MinyaKita belum didistribusikan) masih kita dalami," ujarnya.

Baca juga: Antisipasi Demo Emak-emak Minyak Goreng Langka, Bulog Tangerang Pesan 20.000 Liter Minyakita

Wishnu juga menegaskan, penyelidikan kelangkaan MinyaKita tak hanya dilakukan di ibu kota tapi juga di daerah-daerah.

"Jadi kita bersama Kementerian Perdagangan bekerja keras untuk bagaimana MinyaKita dan minyak goreng curah ada di masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan bersama Satgas Pangan Bareskrim Polri lakukan inspeksi mendadak (sidak) pabrik minyak goreng di Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (7/2/2023).

Hasil dari sidak itu, ditemukan sekitar 555 ribu liter atau setara dengan 500 ton MinyaKita belum didistribusikan ke masyarakat.

"Kemarin kita sudah tugas kan dan Satgas sudah bergerak, hari ini kita temukan banyak sekali sekitar 555.000 Liter, atau sekitar 500 ton," kata Zulkifli di lokasi.

Zulkifli menambahkan, MinyaKita yang ditemukan pada sidak kali sudah diproduksi sejak Desember 2022 tahun lalu.

"Di sini ditemukan belum dikirim oleh perusahaan BKP ini dengan dasar mereka katanya belum dapat DMO (Domestic Market Obligation) tapi sudah lama sekali, ini produksi bulan Desember," pungkasnya. (m38)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved