Berita Jakarta

Kondisi JPO di TB Simatupang, Kusam, Karatan, Hingga Banyak Besi Penyangga yang Hilang Diduga Dicuri

Kondisi JPO di TB Simatupang, Jakarta Selatan nampak kusam, berkarat dan banyak besi penyangga yang hilang diduga dicuri, Senin (6/2/2023).

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Panji Baskhara
Wartakotalive.com/Miftahul Munir
Kondisi JPO di TB Simatupang, Jakarta Selatan nampak kusam, berkarat dan banyak besi penyangga yang hilang diduga dicuri, Senin (6/2/2023). 

WARTAKOTALIVE.COM, TB SIMATUPANG - Jembatan penyeberang orang (JPO) seharusnya jadi lokasi nyaman bagi pejalan kaki yang ingin menyeberang jalan.

Namun, kondisi JPO di TB Simatupang yang lokasinya sebelum Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan itu, justru terlihat kusam dan banyak besi penyanggah yang hilang dicuri.

Dari pantauan Wartakotalive.com, terlihat warna besi JPO di TB Simatupang berwarna luntur dan hampir semuanya mengalami karat.

Besi penyanggah di sana juga sudah rapuh dan rawan ambruk karena bersandar dengan tembok posko Dinas Sumber Daya Air.

Selain itu juga, JPO di sana diikat menggunakan kawat ke besi posko tersebut.

Warga di sana tak ada yang tahu secara persis siapa terduga pencuri besi JPO.

Virza, petugas PPSU di sana juga tidak mengetahui persis sejak kapan besi kecil penyanggah di sana hilang.

"Saya enggak tahu kapan hilangnya karena sudah lama," terangnya Senin (6/2/2023).

Virza mengakui setiap sore selalu menyapu di JPO tersebut dan tidak pernah ada pemulung atau orang yang mencuri besi.

Pasukan oranye itu merasa selama ia menyapu di sana aman.

"Kita shift dua nyapunya sore," tuturnya.

Beberapa meter sebelumnya, juga ada JPO yang mengalami nasib sama yaitu sebagaian besinya hilang.

Kondisi ini tentunya membahayakan pejalan kaki yang melintas di sana khususnya anak-anak.

Tidak menutup kemungkinan, anak-anak yang lemah pengawasan orang tua bisa memoloskan kepalanya dan bisa terjun bebas ke bawah dari ketinggian sekira tiga meter.

Pengguna JPO, Maya menayayangkan aksi pencurian besi di sana karena sangat membahayakan.

Selain itu juga, ada sepeda motor yang melintas di JPO tersebut dan tentunya menganggu.

"JPO itu buat nyeberang orang bukan kendaraan, saya pribadi risih karena takutnya dia lewat saya kesenggol," jelasnya.

Ia berharap, ada perawatan dan pengawasan terhadap JPO di TB Simatupang demi kenyamanan pejalan kaki.

(Wartakotalive.com/M26)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved