Berita Bekasi

Tak Terima Motornya Mau Diambil, Emak-emak di Bekasi Ngamuk, Lempar Kardus Ke Begal Bercelurit

Awalnya, korban yang saat itu hendak menutup warungnya melihat lima orang mengendarai dua sepeda motor berhenti di depan toko

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Feryanto Hadi
Ilustrasi/GridOto
Ilustrasi Begal. Seorang perempuan di Bekasi melawan komplotan begal yang ingin mengambil sepeda motor miliknya 

Laporan wartawan wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTAKOTALIVE.COM, PEBAYURAN -- Aksi berani seorang wanita bernama Lilis (44) patut diacungi jempol. 

Pemilik warung kelontong ini berhasil mengagalkan aksi pencurian dengan pemberatan yang dialaminya sendiri pada Rabu (18/1/2023) lalu.

Kapolsek Pebayuran AKP Ani Widayati menjelaskan peristiwa percobaan pencurian terjadi di warung milik Lilis yang terletak di Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi.

"Korban berhasil mengagalkan aksi pencurian yang diduga dilakukan oleh lima orang pelaku," ucap Ani saat dikonfirmasi, Jumat (20/1/2023).

Baca juga: Kawanan Begal Sadis yang Buang Mayat Korban di Depan Kampus Yarsi, Jual Motornya Rp6,4 Juta

Awalnya, korban yang saat itu hendak menutup warungnya melihat lima orang mengendarai dua sepeda motor berhenti di depan toko pada pukul 20.00 WIB.

Salah satu dari pelaku turun dari motor dan langsung mendekati korban sambil mengacungkan celurit ke arah Lilis.

"Korban kemudian berlari ke dalam toko. Sedangkan pelaku langsung menguasai motor korban yang kuncinya tergantung di motor. Karena posisinya korban mau pulang setelah menutup warung," katanya.

Bukannya berlindung dan menyelamatkan diri, korban malah melempar satu kardus berisi makanan ringan ke arah pelaku saat motornya hendak dibawa kabur. 

Baca juga: Polisi yang Acungkan Jari Tengah ke Pengawal Ambulans Anggota Polsek Tebet, Masih Didalami Propam

Tak berhenti sampai di situ, korban juga menendang motornya sehinga pelaku beserta celuritnya terjatuh.

Korban kemudian langsung berteriak dan didengar warga sekitar. Para pelaku kemudian melarikan diri bersama teman-temannya. Motor milik korban pun gagal diambil oleh komplotan tersebut.

"Kami sudah cek ke lokasi. Saat ini kasusnya sedang dalam penyelidikan. Pelaku masih kami cari," ujar Ani. 

Baca juga: Terungkap, karena Kasus Ini Rizky Billar dan Lesti Kejora Diperiksa Penyidik hingga Tengah Malam 

Begal Motor di Kabupaten Bekasi tewas dikeroyok

Sementara itu, belum lama ini, dua orang pria pelaku pembegalan tewas dikeroyok warga.

Dua pelaku yang belum diketahui identitasnya itu melakukan aksi pembegalan di Kampung Kobak Rante, Desa Karangreja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Selasa (10/1/2023).

Kapolsek Pebayuran AKP Ani Widayati mengatakan dua pelaku tewas saat hendak dibawa ke rumah sakit di Kabupaten Karawang, setelah diamankan oleh pihak kepolisian.

"Iya betul, kami membawa pelaku ke rumah sakit untuk menjalani perawatan, namun nyawanya tak tertolong," kata Ani melalui keterangan tertulisnya.

Baca juga: Begini Respons Ganjar Pranowo DIkerubuti Kader dan Diteriaki Presiden saat Hadir di Acara HUT PDIP

Awalnya, korban bernama Fransiskus tengah mengendarai sepeda motor di lokasi sekira pukul 10.00 WIB pagi tadi.

Tiba-tiba dari arah belakang, dua pelaku yang mengendarai satu sepeda motor menghadang laju kendaraan korban.

Salah satu dari pelaku langsung mengambil kunci motor korban yang masih tergantung. Seorang lainnya berupaya mengancam korban menggunakan senjata tajam (tajam) berjenis celurit.

"Korban terpaksa menyerahkan motornya. Saat sudah menguasai motor, para pelaku pergi melarikan diri. Namun kemudian korban meneriaki mereka berdua sehingga didengar warga sekitar," ucapnya.

Baca juga: Masa Transisi Covid-19, Dinkes DKI Jakarta Tegaskan Masih Optimal Lakukan 3T dan Vaksinasi

Para warga yang mendengar teriakan korban langsung mengejar para pelaku. Mereka kemudian berhasil ditangkap sehingga menjadi bulan-bulanan warga.

Masyarakat yang kesal dengan ulah pelaku juga membakar salah satu motor yang ditengarai merupakan milik pelaku. Ketika kondisinya sudah kritis, polisi baru datang untuk mengamankan keduanya.

Pelaku yang terkapar di jalan dengan penuh luka di sekujur tubuh langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. Namun kedua meninggal dunia saat di perjalanan.

Polisi mengamankan sebilah celurit milik pelaku untuk dijadikan barang bukti. Kasusnya kini ditangani oleh Polsek Pebayuran. (Abs)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved