Berita Jakarta
Banjir di Semarang Hambat Perjalanan Kereta, Calon Penumpang Menumpuk di Stasiun Pasar Senen
Tak sedikit dari penumpang, terpaksa harus berdiri berjam-jam dan terkatung-katung di pintu keluar masuk stasiun.
Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Feryanto Hadi
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Nuri Yatul Hikmah
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA PUSAT – Setelah terhambatnya operasional Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) lantaran banjir di sejumlah titik di wilayah Semarang, penumpang memadati Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Minggu (1/1/2023).
Pantauan Wartakotalive.com di lokasi sekira pukul 16.30 WIB, seluruh kursi di ruang tunggu nampak penuh.
Tak sedikit dari penumpang, terpaksa harus berdiri berjam-jam dan terkatung-katung di pintu keluar masuk stasiun.
Beberapa dari mereka memilih untuk duduk lesehan di lantai bersama keluarga, sambil menunggu keberangkatan selanjutnya.
Salah satu penumpang tujuan Kediri, Jawa Timur, Eni Setiawati (40) mengaku sudah berada di Stasiun Senen sejak enam jam lalu.
Baca juga: VIDEO : Kota Semarang Dikepung Banjir Jelang Tutup Tahun, Diguyur Hujan Sejak Malam Hari
Bersama suami dan kedua anaknya, Eni menyampaikan jika dirinya sudah membatalkan tiket KA Brantas yang dipesannya, dan menggantinya menjadi tiket KA Singosari.
Hal tersebut dikarenakan KA Singosari akan berangkat lebih dahulu, dibandingkan KA Brantas.
"Saya berangkat dari pukul 10.00 WIB, lalu dikasih tau kalau ada keterlambatan. Jadi saya langsung cari alternatif lain dengan pesan tiket KA Singosari, karena takut kehabisan," ujar Eni saat ditemui di selasar Stasiun Senen, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Minggu (1/1/2023).
"Jadi pas sampai sini, saya ajukan pengembalian yang KA Brantas, waktu tahu berangkatnya pukul 19.30 WIB. Kalau Singosari kan jam 17.30 WIB," sambunya.
Baca juga: Megawati Akan Umumkan Capres, Peluang Ganjar Pranowo Masih Terbuka meski Elit Partai Condong ke Puan
Pasalnya, kata Eni, ia mengejar waktu agar putranya bisa istirahat dan kembali bersekolah besok
Kendati demikian, hal tersebut tidak bisa diwujudkan juga, karena jadwal tercepat untuk keberangkatan Kediri, hanya KA Singosari.
"Anak-anak kan sekolah, sampai Kediri harusnya pukul 01.00 WIB, Senin pagi bisa sekolah, eh malah enggak bisa," kata Eni.
Meski begitu, Eni mengaku tak begitu kecewa dengan keterlambatan tersebut. Menurutnya, tak ada yang bisa mengendalikan bencana alam.
Jasad Bayi Laki-Laki yang Ditemukan Membusuk di Kali Sekretaris Sudah Hanyut Empat Hari |
![]() |
---|
Sylviana Murni Ungkap Lebaran Betawi Bentuk Sinergitas Pemprov DKI Jakarta dengan Masyarakat |
![]() |
---|
BREAKING NEWS: Jasad Bayi Laki-Laki Tersangkut Sampah di Kali Sekretaris, Kondisinya Sudah Membusuk |
![]() |
---|
30 Preman Kepung Rumah Apin di Jatinegara, Suruhan Perusahaan untuk Ambil Alih Tanah |
![]() |
---|
Waspada Buat Pesepeda, Jangan Sampai Kayak Wanita ini Babak Belur Gara-gara Pejambret |
![]() |
---|