Badai Squall Line
BPBD Kabupaten Bekasi Peringatkan Warga tekait Potensi Cuaca Ekstrem
Cuaca ekstrem di Kabupaten Bekasi biasanya selalu terkait dengan hujan lebat yang disertai angin kencang.
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Feryanto Hadi
Laporan wartawan wartakotalive.com, Rangga Baskoro
WARTAKOTALIVE.COM, CIKARANG -- Kepala Bidang Pencegahan Dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupate Bekasi, Said memperingatkan masyarakat terhadap bahaya potensi terjadinya cuaca ekstrem hingga kabar adanya badai Squall Line pada Rabu (28/12/2022) esok hari.
Meski Kabupaten Bekasi bukan menjadi salah satu wilayah yang berpotensi terdampak, namun masyarakat diharapkan tetap meningkatkan kesiapsiagaan bencana.
"Disebutkan wilayah yang paling rawan kan memang Banten dan Jakarta, namun demikian besok semua petugas dan relawan akan siaga apabila cuaca ekstrem terjadi di Kabupaten Bekasi," kata Said saat dikonfirmasi, Selasa (27/12/2022).
Sebanyak 45 petugas dari BPBD akan siap siaga 1x24 jam.
Mereka akan dibantu ratusan relawan yang tergabung di dalam 44 komunitas relawan di Kabupaten Bekasi.
Baca juga: Badai Squall Line Juga Ancam Wilayah Jabar Bagian Barat dan Selatan, BMKG Minta Warga Waspada
Apabila terjadi pohon tumbang, nantinya BPBD akan berkoordinasi dengan PLN beserta Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi untuk proses evakuasi.
Said menambahkan cuaca ekstrem di Kabupaten Bekasi biasanya selalu terkait dengan hujan lebat yang disertai angin kencang.
"Biasanya di Kabupaten Bekasi ini potensinya hujan disertai angin, berdampak pada puting beliung dan pohon tumbang. Yang terbaru itu kan di Cikarang Pusat, kemudian Setu juga pernah, Sukawangi, Pebayuran, Serang Baru, Babelan. Merata dan tak bisa diprediksi," ungkapnya.
Oleh sebab itu, Said mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati apabila esok hari terjadi hujan lebat.
"Kami atas nama Pemkab Bekasi mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Bekasi untuk tetap bersiaga apabila terjadi cuaca ekstrem, lebih baik tinggal di rumah saja apabila urusannya tidak urgen. Mari berharap agar cuaca ekstrem tidak terjadi," tutur Said.
Baca juga: Heru Budi Hartono Imbau Perusahaan Lakukan Kebijakan WFH Bagi Karyawan saat Cuaca Ekstrem
Sebelumnya, Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin menyebut wilayah Jakarta, Bogor, Depok,Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) berpotensi mengalami badai dahsyat.
Melalui cuitan di akun Twitternya, Erma Yulihastin menjelaskan, badai dahsyat di Jabodetabek akan terjadi pada 28 Desember 2022.
"Siapa pun Anda yang tinggal di Jabodetabek dan khususnya Tangerang atau Banten, mohon bersiap dengan hujan ekstrem dan badai dahsyat pada 28 Desember 2022," tulis Erma di Twitter, Senin (26/12/2022) lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20180626-ilustrasi-cuaca-ekstrem_20180626_151954.jpg)