Pencabulan

Mandor Bangunan Sekap dan Cabuli Dua Remaja Putri di Proyek Bangunan, Polisi Dalami Motif

Seorang mandor bangunan yang stres hadapi proyek, melampiaskan dengan mencabuli remaja putri di proyeknya.

Editor: Valentino Verry
Istimewa
Ilustrasi - Seorang mandor bangunan di Sukabumi menyekap dan mencabuli dua remaja putri. Diduga mandor itu iseng dan memanfaatkan kesempatan di saat warga Jawa Barat sibuk mengurusi gempa bumi. 

WARTAKOTALIVE.COM, SUKABUMI - Di saat warga Jawa Barat masih sedih atas bencana gempa bumi dan longsor, kini mereka dikejutkan oleh ulah seorang mandor bangunan.

Mandor yang biasa memiliki proyek di Sukabumi dan sekitarnya, memanfaatkan kesempatan saat sibuk bekerja.

Yakni, mandor berinisial D (54) menyekap dua remaja putri, CR (15) dan JA (15), di sebuah rumah kosong yang sedang dibangunnya.

Selain menyekap berhari-hari, D juga mencabuli kedua remaja putri itu, yang berasal dari Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi.

Kasus pelecehan seksual terungkap usai salah satu dari orangtua korban melaporkan kehilangan anaknya ke Polsek Gunungguruh Polres Sukabumi Kota.

Kapolsek Gunungguruh Iptu Imam Suyaman mengatakan, kejadian tersebut bermula adanya laporan masyarakat kehilangan anak gadisnya.

Baca juga: Ormas Pemuda Gandeng Kak Seto, Dampingi Korban Pencabulan di Kelapa Gading

"Awalnya Selasa (13/12) malam, sekitar jam 23.00 kita mendapatkan laporan dari pihak keluarga, bahwa anaknya telah hilang dua hari tidak pulang ke rumah," ujarnya, kepada Tribunjabar.id, Rabu (14/12).

Mendapat laporan tersebut, polisi melakukan pencarian keberadan korban.

"Setelah kami cek dan dicari akhirnya kita mengidentifikasi bahwa anak tersebut ada di sekitar salah satu perumahan di Kampung Mangkalaya Desa Cibolang," tuturnya.

Saat tiba di lokasi, polisi pun menemukan gadis hilang tersebut.

Baca juga: Modus Ngajak Mandi Bareng, Tunawicara di Tambora Cabuli Anak Bawah Umur 

Namun yang mengagetkan di tempat tersebut, ada dua gadis yang masih berada di bawah umur.

"Saat kami bergerak menemukan tempat korban, terdapat dua anak," ujarnya.

"Kemudian kami bawa ke kantor termasuk terduga pelaku dan dilakukan pemeriksaan," imbuhnya.

"Hasil pemeriksaan kedua korban tersebut diduga jadi korban pelecehan oleh pelaku," tambahnya.

Pelaku merayu korban dengan cara mengiming-imingi memberi uang.

Baca juga: Biadab, Ayah Bersama Anak Cabuli Anak Tiri, Pelaku: Saya tak Ajari, Kalau Pernah Lihat Saya tak Tahu

"Hasil pemeriksaan, diming imingi diberi uang dan atau barang lainnya. Kemudian dirayu dan dilakukan pelecehan oleh pelaku," jelas Iman.

Untuk penanganan selanjutnya, kasus tersebut akan diserahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Sukabumi Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Saat ini kita masih dilakukan pemeriksaan. Selanjutnya kita akan serahkan Polres," pungkas Aman.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Sumber: Tribunnews
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved