Viral Media Sosial

Oknum Polisi yang Hamili Kekasih dan Ogah Tanggung Jawab Cuma Ditahan di Sel Patsus

Oknum polisi yang hamili kekasihnya dan tidak mau bertanggung jawab dinyatakan melanggar etik dan hanya dipatsuskan saja tanpa dipecat

Istimewa
Bripda S yang hamili kekasih dan tak mau tanggung jawab bahkan melakukan kekerasan ke kekasihnya, akhirnya dinyatakan melanggar kode etik kepolisian usai menjalani pemeriksaan Propam Polda Metro Jaya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Oknum polisi yang hamili kekasihnya dan tidak mau bertanggung jawab, bahkan meminta agar janin digugurkan yakni Bripda S, anggota Polres Kepulauan Seribu, akhirnya dipastikan melakukan pelanggaran kode etik kepolisian setelah diperiksa Propam Polda Metro Jaya.

Bripda S dinilai telah melakukan kekerasan dan tindakan asusila kepada kekasihnya AB (23).

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Eko Wahyu Fredian mengatakan bahwa oknum anak buahnya Bripda S terbukti telah menyalahi kode etik kepolisian.

"Pada bulan September 2022 Bripda S diduga melakukan kekerasan fisik dan perbuatan asusila kepada saudari A yang mana perbuatan tersebut termasuk di dalam pelanggaran kode etik kepolisian," ujar Eko dalam keterangannya, Jumat (9/12/2022).

Atas pelanggaran kode etik tersebut, katanya, kini Bripda S menjalani penempatan khusus (Patsus) di sel Polda Metro Jaya.

Bukti oknum polisi dituding hamili wanita tapi tak bertanggungjawab itu diunggah oleh pihak wanita melalui akun TikTok miliknya @agitas.s pada Kamis (8/12/22).
Bukti oknum polisi dituding hamili wanita tapi tak bertanggungjawab itu diunggah oleh pihak wanita melalui akun TikTok miliknya @agitas.s pada Kamis (8/12/22). (ist)

Baca juga: Wanita Ini Ngaku Dihamili Oknum Polisi, Sang Pria Minta Digugurkan dan Tak Mau Tanggung Jawab

Ia juga tak menjelaskan berapa lama Bripda S menjalani penempatan khusus.

Yang pasti Eko tidak menyinggung kalau pelaku akan dipecat.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan dari Bid Propam Polda Metro Jaya dan untuk mempermudah proses pemeriksaan perkara yang dilaporkan saudari A, maka saat ini Bripda S ditempatkan di dalam Patsus di Rutan Polda Metro Jaya," ujarnya.

Baca juga: Diduga Sesama Anggota Polisi Selingkuh, Oknum Polwan Terus Menangis Jalani Sidang Disiplin 3 Jam

Eko menambahkan, hasil penyelidikan awal diketahui Bripda S dan A merupakan pasangan kekasih yang telah menjalin ikatan asmara selama empat tahun terakhir.

Dari hubungan tersebut, Bripda S melakukan tindakan asusila hingga menghamili kekasihnya itu.

Tak hanya itu, ia diduga juga melakukan kekerasan fisik padanya.

Kekerasan yang menimpa A bermula saat ia meminta pertanggungjawaban kepada Bripda S atas kehamilan yang ia alami.

Bahkan kasus tersebut sempat viral setelah A menunjukkan bukti kehamilan dari hubungannya dengan Bripda S di sosial media pada Kamis (8/12/2022) kemarin.

Dalam video singkat itu, A juga menunjukkan luka-luka memar pada tubuhnya yang diduga dilakukan oleh Bripda S.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved