Mencuri

Dua Pemuda Bakar Bengkel di Karawang, Kepergok Mencuri lalu Karang Cerita Soal Uang Bensin

Dua pemuda membakar bengkel motor, kesal ditegur karena mencuri bensin. Mereka pun langsung membakar.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
warta kota/muh azzam
Dua pemuda nekat membakar bengkel di Kampung Krajan, Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang. Keduanya marah karena ketahuan mencuri bensin, lalu mengarang cerita. 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - Akibat hal sepela, dua pemuda di Karawang bertindak brutal, membakar sebuah bengkel motor.

Penyebabnya, dua pemuda itu tak terima ditegur karena ketahuan mencuri bensin.

Peristiwa itu terjadi di Kampung Krajan, Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang.

Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Arief Bustomy mengungkapkan, tindakan pembakaran bengkel oleh dua pemuda itu dilakukan, Minggu (4/12/2022) sekitar pukul 03.00 WIB.

Pembakaran bengkel itu dilakukan kedua tersangka berinisial RA (23) dan DI (28).

"Keduanya ditangkap pada Selasa (6/12/2022 ) pukul 18.00 wib di rumah masing-masing," kata Arief, Jumat (9/12/2022).

Adapun pemicu dan kronologi kejadian, Arief menerangkan keduanya membeli bensin eceran pada Sabtu (3/12/2022) pukul 20.00 WIB.

Baca juga: Baznas Luncurkan Z Auto, Program Pemberdayaan Mustahik di Bidang Usaha Bengkel Motor

Di mana pelaku RA membeli bensin di bengkel sekaligus tempat tinggal korban.

Kemudian setelah membeli bensin pelaku memberikan uang sebanyak Rp 15.000.

Setelah pelaku pergi ke tempat nongkrong menceritakan ke teman-temannya bahwa pemilik ruko tersebut tidak memberikan uang kembali.

"Pengakuan pelaku telah memberikan uang Rp 50.000. Pelaku RA dan DI kembali ke ruko tersebut untuk menagih uang kembalinya, akan tetapi korban merasa uang yang diberikan adalah uang pas yaitu sebanyak Rp 15.000 bukan uang Rp 50.000 hingga akhirnya pelaku bakar bengkel korban," kata Arief.

Baca juga: Libatkan Bengkel Motor dan Mobil, 465 Ribu Kendaraan Bermotor di Jakarta Telah Diuji Emisi

Dikatakan Arief, pelaku membakar bengkel dengan menggunakan ban dalam bekas dan bensin.

Kemudian api membesar dan membakar semua bangunan bengkel tersebut, lalu api dapat dipadamkan dengan dua unit mobil pemadam kebakaran dan dibantu oleh warga sekitar dua jam.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian materi sebesar Rp 500 juta.

"Saat diintrogasi pelaku mengaku kesel kepada korban sehingga nekat melakukan pembakaran terhadap bengkel korban karena ditegur telah mencuri bensin. Makanya berpura-pura soal uang kembalian itu," ungkapnya.

Arief menambahkan, pelaku diamankan dari keterangan korban dan barang bukti berupa baju, DVR CCTV, ban bekas dan tabung gas.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved