Ledakan Tambang Batu Bara

BREAKING NEWS: Tambang Batu Bara di Sawahlunto Meledak, 8 Pekerja Tewas 2 Masih Tertimbun

Tambang batu bara di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, meledak Jumat (09/12/2022) pagi. Dikanarkan 8 orang tewas

Akun YouTube Kompas TV
Tambang batu bara di Sawah Lunto, Sumbar meledak, sedikitnya 8 pekerja dilaporkan tewas 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Tambang batu bara di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, dikabarkan meledak hari ini, Jumat (09/12/2022) pagi.

Sejumlah pekerja tambang dilaporkan menjadi korban dan beberapa masih tertimbun.

Tambang batu bara ini dikabarkan dikelola oleh PT Nusa Alam Lestari (PT NAL).

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan mengatakan data sementara jumlah korban tewas sebanyak 8 orang.

Sementara 2 pekerja katanya masih berada di tambang dalam dan dalam proses evakuasi.

"Jadi sekitar jam 9 pagi tadi, telah terjadi kecelakaan di tambang batu barat, di tambang dalam," kata Dwi dalam tayangan Kompas TV, Jumat siang.

RS dimana korban ledakan tambang batu bara di Sawah Lunto dievakuasi
RS dimana korban ledakan tambang batu bara di Sawah Lunto dievakuasi

Baca juga: Bareskrim Periksa Ismail Bolong Soal Tambang Ilegal Hari Ini

Awalnya kata dia ada kepulan asap dan letupan kecil di tambang dalam

"Petugas lalu cek di lapaangan, dan keluar 5 orang menyelamatkan diri, dan beberapa luka bakar," katanya.

Informasi dari 5 orang itu kata Dwi, masih ada 10 pekerja di dalam tambang.

"Di dalam ada 10 orang, sudah keluar 8 orang dalam kondisi meninggal dunia dan sudah dievakuasi. Jadi masih ada dua lagi," ujar Dwi.

Menurut Dwi, saat ini Kapolda Sumbar juga sudah menuju langsung ke lokasi akibat peristiwa ini.

Tambang batu bara di Sawah Lunto, Sumbar meledak, Jumat (9/12/2022)
Tambang batu bara di Sawah Lunto, Sumbar meledak, Jumat (9/12/2022)

Baca juga: Rusunawa Marunda Kembali Tercemar Polusi Debu Batu Bara, Sudah Dilaporkan ke Sudin LH

Dwi menjelaskan tambang batu bara yang meledak ini kedalamannya 200 meter.

"Di dalam ada gas metan, letupan itu karena break. Info awal, ada alat untuk mengeluarka udara, tapi rusak. Jadi gas metannya ngumpul di situ dan timbu letupan," ujar Dwi.

Menurut Dwi, informasi awal lokasi tambang batu bara runtuh dan menimpa pekerja yang ada di dalam.

Baca juga: Komisi III DPR RI akan Gelar Raker Bersama Kapolri Buntut Kasus Tambang Ilegal Ismail Bolong

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved