Berita DPRD Kota Bogor

Lurah Cimahpar Ingin Kampung Ketupat Jadi Ikon Kota di Kelurahan Cimahpar Bogor Utara

Hal itu ia sampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Gedung Dewata Jalan Tumenggung Wiradireja, Bogor Utara, Rabu (7/12/2022)

Penulis: Cahya Nugraha | Editor: Murtopo
TribunnewsDepok.com/Cahaya Nugraha
Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto memberikan sambutan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Gedung Dewata, Jalan Tumenggung Wiradireja, Bogor Utara. 

Laporan wartawan wartakotalive.com, Cahya Nugraha

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Lurah Cimahpar Raden Ronny menyampaikan keinginannya untuk membangun kampung tematik di kelurahan Cimahpar, Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat. 

Hal itu ia sampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Gedung Dewata, Jalan Tumenggung Wiradireja, Bogor Utara, Rabu (7/12/2022). 

"Kita punya tempat yang luar biasa, tahun depan di Kampung Ketupat akan diupayakan direalisasikan sebagai kampung tematik tepatnya di Rw 04," ungkap Ronny.

Diakui Ronny bahwa di kelurahan Cimahpar, sampai saat ini belum memiliki ikon dibandingkan wilayah lain yang terdapat ikonnya.

Seperti halnya di kampung warna-warni yang terdapat di Katulampa, kampung Labirin di Kelurahan Babakan, Kampung Internasional di wilayah kelurahan Kebon Kalapa, Kampung Tematik Mulyaharja berlokasi di Mulyaharja, kampung batik di Cibuluh dan masih banyak lagi. 

"Memang kita belum punya ikon di Cimahpar, kami harap ini menjadi ikon karena yang mencuat kampung ketupat ini," jelas Ronny. 

"2023 kami harap bisa di realisasikan," sambungnya. 

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Atang Trisnanto menyampaikan bahwa setidaknya 322 sudah berhasil ditampung, namun akan dipangkas menjadi 16 usulan prioritas terkait rencana pembangunan. 

"Meskipun banyak usulan hingga mencapai 322 usulan akan dipangkas menjadi 16 usulan prioritas," ungkap Atang. 

Atang menambahkan bahwa semua aspirasi masyarakat Kota Bogor tidak hanya terbentur pada Musrenbang saja, namun masyarakat bisa menyalurkannya melalui masing-masing program yang disusun Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan bisa juga melalui aspirasi DPRD.

"Dari 3 jalur ini semua akan bermuara pada rencana kerja pemerintah daerah," ungkap Atang. 

Kepada masyarakat Kelurahan Cimahpar, Atang kembali menyampaikan bahwa tahun 2023 sudah ada dana untuk kelurahan. 

Baca juga: GOR di Kecamatan Bogor Utara Hampir Rampung, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto: Tolong Dijaga

"Meskipun tidak besar tapi setidaknya bisa jadi taktikal digunakan untuk kepentingan mendesak yang selama ini sudah bertahun-tahun diusulkan tapi kemudian tidak masuk dalam APBD, semoga dana itu nanti bisa membantu," kata Atang. 

Ini merupakan penguat bahwa Bogor Utara akan menjadi kecamatan yang diperhatikan dalam penyusunan anggaran. 

Baca juga: DPRD Kota Bogor Tampung 322 Usulan Rencana Pembangunan di Kecamatan Bogor Utara, 16 Jadi Prioritas

Sementara itu, Camat Bogor Utara, Riki Robiansyah menuturkan bahwa Musrenbang merupakan momen penting bagi masyarakat wilayah.

"Tentunya bagi kita semua, karena dari sini awal mula pembangunan di wilayah terjadi. Saya harap jangan bosan - bosannya memberikan usulan. Selama APBD ada tentunya yang menjadi rencana prioritas akan diintervensi," ungkap Riki. 

Baca juga: Komisi IV DPRD Kota Bogor Dorong Disnaker Hadirkan Pelatihan Kerja untuk Penyandang Disabilitas

Meski begitu ia tak menampik bahwa dengan keterbatasan APBD tentunya hal ini akan dilakukan secara bertahap untuk usulan- usulan yang menjadi prioritas. (m33) 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved