Polisi Tembak Polisi

Kuat Maruf Marah Besar Dianggap Buta dan Tuli, Laporkan Hakim Wahyu ke Komisi Yudisial

Kuat Maruf melaporkan hakim ketua Wahyu Iman Santoso ke Komisi Yudisial pada Rabu (7/12/2022).

Editor: Feryanto Hadi
KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO
Terdakwa pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kuat Ma'ruf menjalani sidang pembacaan eksepsi oleh penasehat hukum terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (20/10/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Kuat Maruf merasa tersinggung dengan ucapan hakim ketua Wahyu Iman Santoso saat menjalani persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Kuat tak terima Wahyu menyebutnya buta dan tuli lantaran tak melihat dan mendengar saat Ferdy Sambo menembak Yosua.

Atas kekesalan itu, Kuat Maruf melaporkan hakim ketua Wahyu Iman Santoso ke Komisi Yudisial, Rabu (7/12/2022).

Wahyu Iman Santoso merupakan hakim memimpin sidang kasus pembunuhan Brigadir J.

Laporan itu dilayangkan kuasa hukum terdakwa Kuat Maruf, Irwan Irawan.

Penyebab Kuat Maruf melaporkan Wahyu Iman Sentoso karena menganggap pernyataannya tendesius.

Salah satunya menyebut Kuat Ma'ruf buta dan tuli.

Baca juga: Soal Duri Dalam Rumah Tangga Ferdy Sambo dan Putri, Kuat Maruf: Saya Gak Jago Bahasa

Baca juga: Kuat Maruf Ngaku Hanya Dengar Ferdy Sambo Bilang Hajar Chad bukan Tembak, Lalu Takut Jadi Sasaran

Sehingga tidak melihat penembakan padahal ada di lokasi.

Pernyataan itu terlontar saat Kuat Ma'ruf dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Ricky Rizal pada sidang Senin kemarin.

Tak hanya itu, majelis hakim juga dinilai kerap menilai keterangan saksi yang dihadirkan di persidangan itu berbohong dan sudah disetting.

Kuasa hukum terdakwa Kuat Maruf, Irwan Irawan mengatakan, apa yang diutarakan hakim Wahyu pada kliennya saat sidang beberapa hari lalu diduga melanggar kode etik hakim.

Irwan menyebut, selama persidangan, Hakim Wahyu dinilai terlalu tendensius dalam memberikan pernyataan kepada kliennya.

Tak hanya itu, majelis hakim juga dinilai kerap menilai keterangan saksi yang dihadirkan di persidangan itu berbohong dan sudah disetting.

Sementara juru bicara KY, Miko Ginting membenarkan soal laporan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved