Diproyeksikan 100 Juta Penumpang, Bandara Soekarno-Hatta Perlu Dikembangkan Lebih Masif

Pengembangan Bandara Soekarno-Hatta sangat penting dan perlu dilakukan lebih masif guna menjaga dan meningkatkan daya saing pada tingkat global.

istimewa
Pengembangan Bandara Soekarno-Hatta sangat penting dan perlu dilakukan lebih masif guna menjaga dan meningkatkan daya saing pada tingkat global dimana pertumbuhan penumpang diprediksi hingga 100 juta penumpang pada 2035. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pengembangan Bandara Soekarno-Hatta sangat penting dan perlu dilakukan lebih masif guna menjaga dan meningkatkan daya saing bandara terbesar di Indonesia ini di tingkat global.

PT Angkasa Pura II memprediksikan pertumbuhan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta mencapai sekitar 80 juta penumpang pada 2030 dan terus tumbuh hingga 100 juta penumpang pada 2035.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan pertumbuhan penumpang dipicu pertumbuhan populasi traveller, warga yang saat ini masih belia memiliki keinginan bepergian.

“Ada satu prognosa, pada 2030 penumpang Bandara Soekarno-Hatta bisa mendekati 80 juta penumpang, dan pada 2035 menembus 100 juta penumpang,” katanya, berdasarkan keterangan, Kamis (8/12/2022).

Fakta tersebut mengemuka di dalam Talkshow Polemik MNC Trijaya mengusung tema “Urgensi Pengembangan Bandara Soekarno-Hatta” yang dilaksanakan pada Rabu, (7/12/2022).

Baca juga: Peristiwa Kebakaran Terjadi di Lantai 5 Gedung Kemenkumham, 20 WNA Dievakuasi Petugas

Awaluddin menuturkan AP II memiliki rencana pengembangan kapasitas untuk sektor angkutan penumpang maupun kargo di Bandara Soekarno-Hatta, di antaranya pembangunan Terminal 4 dan Cargo Village.

“Terminal 4 akan menjadi terminal penumpang terbesar di Indonesia dengan kapasitas sampai dengan 45 juta penumpang. Terminal 1 dan 2 juga akan direvitalisasi sampai 45 juta penumpang,” ujarnya.

“Sementara, revitalisasi Terminal 3 berpotensi menjadi 35 juta penumpang. Jadi, nanti Bandara Soekarno-Hatta akan memiliki kapasitas total lebih dari 100 juta penumpang,” kata Awaluddin.

Sementara pengamat penerbangan Alvin Lie mengungkapkan Bandara Soekarno-Hatta saat ini sudah berjalan dengan sangat baik dan kapasitas 43 juta penumpang/tahun harus ditingkatkan.

Menurut Alvin Lie, pengembangan Bandara Soekarno-Hatta sangat urgen untuk dilakukan secara masif dan cepat untuk mengakomodir pertumbuhan penumpang ke depannya.

Baca juga: BPIP Sosialisasi Pancasila Kepada Mahasiswa dengan Cara Berbeda Lewat Sentuhan Musik

“Kalau ada kurang itu pasti tapi saya melihat terus menerus dilakukan perbaikan. Jika tidak cepat dikembangkan nantinakan terjadi kongesti untuk penumpang,” ucapnya.

Selain antisipasi pertumbuhan penumpang, adanya pengembangan juga harus mencakup infrastruktur untuk logistik karena bertumbuh lebih cepat yang diperkirakan mencapai sekitar 555.000 - 600.000 ton pada tahun 2022.

“Kalau untuk pergerakan pesawat masih bagus karena Bandara Soekarno-Hatta sudah memiliki tiga runway (landas pacu),” ungkapnya.

Sekjen Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Aseperindo) Trian Yuserna mengatakan Bandara Soekarno-Hatta memerlukan pergudangan kargo khusus untuk e-commerce.

Dia menuturkan Bandara Soekarno-Hatta harus mampu menjadi hub pergudangan kargo untuk e-commerce di kawasan Asia Tenggara, di mana saat ini hub tersebut ada di negara lain.

“Peran Bandara Soekarno-Hatta untuk pengiriman barang bukan hanya penting dan strategis tapi justru menjadi salah satu lokomotif bersama untuk kebangkitan pertumbuhan ekonomi nasional,” jelas Trian.

Pengamat Penerbangan Arista Atmadji mengatakan pengembangan yang harus dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta juga harus fokus pada pelayanan baik pada sisi darat maupun sisi udara.

“Peningkatan pergerakan pesawat per hour di runway, Pengaturan slot time penerbangan harus lebih merata, jangan hanya di peak hour atau golden hour,” jelasnya.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved