Berita Internasional

Arab Saudi Kini Rayakan Tahun Baru Imlek, Raja Salman Buka Toko Khusus Buku China

Raja Arab Saudi, Raja Salman, bersama sejumlah pejabat China saat melakukan kunjungan ke negara tersebut.

Penulis: Suprapto | Editor: Suprapto
arabnews.com
Perayaan Tahun Baru China atau Imlek di Arab Saudi. Arab Saudi kini mulai merayakan Tahun Imlek setelah hubungan diplomatik kedua negara tersebut dibuka tahun 1990. 

WARTAKOTALIVE.COM, RIYADH-- Arab Saudi kini mulai merayakan Tahun Baru China atau Imlek.

Hubungan Arab Saudi dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) atau China dibuka tahun 1990.

Setelah hubungan diplomatik tersebut, ikatan budaya antara kedua negara  berkembang menjadi hubungan yang kuat berdasarkan rasa saling menghormati.

Sebagian bagian untuk merayakan hubungan kedua negara, kawasan Boulevard Riyadh City yang ikonis, telah disulap menjadi seperti kawasan Pecinan sebagai bagian dari festival hiburan Musim Riyadh.

Acara penuh warna ini dihadiri oleh Chen Weiqing, Duta Besar China untuk Arab Saudi, pejabat kedutaan, dan sejumlah besar pengunjung.

Semua layarnya menyala merah pada tengah malam, menampilkan gambar budaya Tiongkok yang indah seperti rumah tradisional dan lampion merah, dengan ucapan selamat yang ditulis dalam bahasa Mandarin, Arab, dan Inggris.

Baca juga: Jokowi Terbitkan Perppu No 1 Tahun 2022, Hidayat Nur Wahid Minta Wacana Presiden 3 Periode Distop

Pada kesempatan tersebut, Weiqing mengatakan kepada Arab News, Festival Musim Semi adalah festival tradisional terpenting bagi orang Tionghoa.

"Boulevard Riyadh City menerangi warna merah simbolis Tiongkok, membiarkan orang-orang Tiongkok di seluruh dunia merasakan salam hangat dan harapan terbaik dari teman-teman Saudi kami,” katanya.

Ia menambahkan: “Merupakan suatu kehormatan besar untuk merayakan Tahun Baru Imlek kami, dan kami berharap di tahun baru ini kami akan memperkuat hubungan bilateral dan persahabatan kami di berbagai bidang."

"Ini adalah awal dari era budaya baru dalam hubungan bilateral. Kami memiliki banyak prinsip yang sama, sekarang kami memiliki hubungan budaya yang sangat kuat, jadi saya pikir di masa depan China dan Arab Saudi akan menjadi salah satu mitra terdekat.”

Raja Arab Saudi, Raja Salman, bersama sejumlah pejabat China saat melakukan kunjungan ke negara tersebut. Arab Saudi kini mulai merayakan Tahun Baru China atau Imlek setelah kerja sama kedua negara tersebut dibuka.
Raja Arab Saudi, Raja Salman, bersama sejumlah pejabat China saat melakukan kunjungan ke negara tersebut. Arab Saudi kini mulai merayakan Tahun Baru China atau Imlek setelah kerja sama kedua negara tersebut dibuka. (arabnews.com)

Perkuat Ikatan Budaya Arab-China

Baca juga: Pelajar Islam Indonesia Desak Pemerintah Protes Pembangunan Pulau Pangkalan Militer China di LCS

Semakin memperkuat ikatan budaya, pemutaran perdana dunia “Nine Songs” Sabtu lalu memenuhi kota AlUla di Saudi dengan kegembiraan, dengan setiap kursi terisi di tempat luar ruangan Wadi Al-Fann.

Dibuat khusus untuk AlUla oleh Rui Fu, musisi, vokalis dan direktur artistik Tiongkok, “Nine Songs” menyatukan ansambel pemain kelas dunia dari seluruh dunia.

Vokal Fu disertai dengan komposisi baru yang dimainkan pada drum biola, harpa, dulcimer, oud, guqin dan taiko, dengan kostum, pemandangan, dan pencahayaan yang luar biasa menambah tampilan teater.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved