PAM Jaya Gandeng Kementerian PUPR Penuhi Target Pemenuhan Air Bersih 100 Persen Tahun 2030

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Kementerian PUPR untuk pemenuhan air bersih 100 persen tahun 2030.

Wartakotalive.com/Leonardus Wical Zelena
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin saat ditemui di Pegasus Hall, Jakarta International Equastrian Park (JIEP) Pulomas, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (7/12/2022). 
  • WARTAKOTALIVE.COM, PULOGADUNG - Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin menjelaskan terkait target pemenuhan air bersih di DKI Jakarta 100 persen pada 2030.

"Iya itu ada rencana bisnis dan juga proyek strategis nasional," ujar Arief di Pegasus Hall, Jakarta International Equastrian Park (JIEP) Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (7/12/2022).

Arief mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Lebih lanjut ia menginformasikan bahwa nantinya akan ada empat sumber air yang kemudian akan memenuhi cakupan hingga 100 persen di tahun 2030.

Baca juga: Dua Hari Sebelum Ditembak, Brigadir J Diminta Ferdy Sambo Siapkan Kejutan Ulang Tahun Pernikahan

"Nanti sumber air tersebut akan ada di Jatiluhur I, Buaran III, Karyan Serpong, dan Juanda," ucap Arief.

Arief mengaku saat ini pihaknya sedang merapikan bersama dengan Kementerian PUPR untuk memastikan proyek tersebut tidak Da delay.

"Sehingga kemudian di tahun 2030 kami bisa mencapai target 100 persen tersebut," kata Arief.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin mengungkapkan bahwa cakupan layanan air di DKI Jakarta baru 66 persen. 

Namun, pihaknya menargetkan akan memenuhi cakupan layanan air hingga 100 persen pada 2030.

Hal tersebut ia sampaikan saat acara Roundtable Discussion Mewujudkan Kedaulatan Air di Jakarta, Hotel Grand Cempaka, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (14/11/2022). 

"Kita bicara 34 persen lagi cakupan lagi, atau kurang lebih sekitar 12 sampai 13 ribu liter per sekon lagi yang dibutuhkan oleh Jakarta. Nah itu yang kenapa diambil dari 4 proyek sebetulnya, Jatiluhur I, Buaran III, kemudian Karyan Serpong sama Juanda, Jatiluhur 2," ujar Arief dalam pemaparannya.

Arief mengatakan dalam 25 tahun kerja sama dengan PALYJA dan Aetra Jakarta, cakupan layanan air baru 66 persen dengan panjang pipa 12.075 kilometer. 

Ia juga menginformasikan kapasitas produksi air saat ini, ungkapnya, baru 20.752 liter per detik yang melayani pelanggan sebanyak 913.913 serta tingkat kebocoran (non revenue water) 46,67 persen. (m36)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved