Uang Palsu

Polisi Bogor Tangkap Umang saat Asyik Mencetak Uang Palsu Senilai Rp 450 Juta

Serse Polresta Bogor Kota bergerak cepat mengatasi peredaran uang palsu, karena di darrah itu marak.

Penulis: Cahya Nugraha | Editor: Valentino Verry
warta kota/cahya nugraha
Polisi Polresta Bogor Kota berhasil menangkap seorang pengedar uang palsu (upal) yang asyik mencetak senilai Rp 450 juta. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Polresta Bogor Kota berhasil mengungkapkan peredaran uang palsu sebesar Rp 450 juta, tepatnya di sekitar SPBU Jalan Tentara Pelajar, Ciwaringin, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

Hal itu diungkapkan oleh Wakapolresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan, Senin (5/12/2022).

"Telah terjadi tindak pidana meniru atau memalsu mata uang kertas yang dikeluarkan oleh Negara," ujarnya.

"Tersangka atas nama Umang ( 35) mengedarkan uang palsu kepada masyarakat dengan cara melakukan transaksi uang kertas dengan pecahan Rp 100.000," imbuhnya.

Tidak hanya itu, pelaku juga mencetak sebesar Rp 450 juta pecahan Rp 100.000 untuk ditukarkan dengan uang asli sebesar Rp 50 juta dengan pelaku lainnya, yakni inisial A yang saat ini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Rp 450 juta sudah dicetak dan akan ditukarkan dengan uang asli sebesar Rp 50 juta dengan pelaku lain, A yang saat ini sedang buron" Jelas Ferdy.

Baca juga: Pencetak dan Pengedar Uang Palsu di Karawang Dibekuk, Polisi Sita Upal Rp124 Juta

"Di rumah pelaku juga didapati barang bukti yang mendukung upaya pelaku dalam mengedarkan uang palsu berupa kertas, printer dan komputer yang digunakan untuk mencetak uang pecahan Rp 100.000," ucapnya.

"Ancaman pasal yang di sangkakan maksimal 15 tahun dan akan terus kita kembangkan lagi," imbuhnya.

Kepada pihak kepolisian Umang mengakui menjalankan aksinya tidak sendirian, ia memalsukan uang palsu pecahan Rp 100.000 yang siap edar tersebut dibuat dan dicetak menggunakan komputer dan printer oleh temanya berinisial AL, yang juga masuk ke dalam daftar DPO pihak kepolisian.

Baca juga: Edarkan Uang Palsu Selama 6 Bulan, Pasutri Warga Cengkareng Sudah Dapat Untung Sekitar Rp 100 Juta

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Rizka Fadhila menuturkan bahwa motif pelaku melakukan hal tersebut yakni untuk ditukarkan dengan uang asli dengan nilai 1 banding 10.

"Tersangka membuat uang palsu tersebut untuk di tukarkan dengan uang asli dengan nilai 1 banding 10 dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dari tarnsaksi uang palsu tersebut," ucap Rizka.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved