Pilpres 2024

Alumni GMNI: Nasionalisme Erick Thohir Bukan Cuma di Omongan, tapi Juga Tindakan

Dari hasil survei IPI tersebut, Erick mendapatkam elektabilitas 9,6 persen sebagai calon orang nomor dua di Indonesia.

Editor: Yaspen Martinus
Dokumentasi Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia
Berdasarkan hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia (IPI), Erick Thohir berada di empat teratas cawapres pilihan masyarakat. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Mohammad Sopiyan, alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), menilai nasionalisme Menteri BUMN Erick Thohir layak diacungi jempol.

Berdasarkan hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia (IPI), Erick Thohir berada di empat teratas cawapres pilihan masyarakat.

Dari hasil survei IPI tersebut, Erick mendapatkam elektabilitas 9,6 persen sebagai calon orang nomor dua di Indonesia.

Baca juga: Berprestasi di Bidang Usaha, Olahraga, dan Pemerintahan, Erick Thohir Dinilai Pemuda Multitalenta

Terdapat empat kelompok yang menjadi basis dukungan Erick sebagai cawapres, yakni kelompok warga perkotaan, generasi muda, serta warga muslim dan non muslim.

"Ini bukti nyata Pak Erick itu sangat nasionalis."

"Hasil survei lembaga survei terpercaya menemukan Erick dipilih oleh warga muslim dan non muslim."

Baca juga: Pendapatan BUMN Tumbuh 18,8 Persen, Kinerja Erick Thohir Dinilai Pantas Dapat Nilai A

"Ini modal utama untuk menjadi pemimpin Indonesia yang penduduknya beragam," ujar Sopiyan, lewat keterangan tertulis, Senin (6/12/2022).

Nasionalisme Erick, lanjut Sopiyan, memiliki jejak rekam positif. Dalam hal menangani pandemi Covid-19 lalu, Erick melalui kementerian BUMN yang dipimpinnya, melakukan pelayanan maksimal terhadap rakyat, tanpa memandang latar belakang suku, agama, dan ras.

"BUMN sebagai institusi negara hadir secara maksimal dalam upaya penanganan Covid."

"Dan pelayanan itu dilakukan dengan baik tanpa pilih kasih, tanpa melihat agamanya apa, sukunya apa."

"Jadi wajar jika hasil survei menemukan dukungan terbanyak Erick dari warga muslim dan non muslim," tutur mantan Ketua Umum pertama Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) ini.

Dalam upaya pemulihan ekonomi, lanjut Sopiyan, Erick melalui kementerian BUMN memiliki kontribusi yang signifikan.

Baca juga: Duet Prabowo-Erick Thohir Dinilai Ideal dan Makin Mantap Bertarung di Pilpres 2024

Program KUR Mekaar dan Makmur, merupakan program konkret yang menyentuh langsung kehidupan rakyat.

Sehingga, masyarakat mampu menghadapi pandemi. Bahkan, Erick melalui Kementerian BUMN mampu memproduksi vaksin Covid-19 bersama Bio Farma yang diberi lebel Indovac.

"Ini bukti nasionalisme Erick bukan cuma di omongan, tapi juga di tindakan. Kita butuh pemimpin yang memiliki spirit nasionalisme," beber Sopiyan. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved