Berita Video

VIDEO Nadiem Makarim Sebut Tahun Ini 320.000 Guru Honorer Diangkat Jadi ASN PPPK

Mendikbudristek Nadiem Makarim menyampaikan, tahun ini sebanyak 320.000 guru honorer akan diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menyampaikan, tahun ini sebanyak 320.000 guru honorer akan diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Menurut Nadiem, pengangkatan guru honorer menjadi PPPK merupakan cara untuk meningkatkan kesejahteraan guru.

Jumlahnya pengangkatan guru honorer menjadi PPPK meningkat dibanding tahun lalu.

Tahun lalu berkisar 300.000 guru honorer yang diangkat sedangkan tahun ini sebanyak 320.000 guru.

"Walau ada berbagai ketidaksempurnaan, tahun lalu 300.000 guru honorer sudah diangkat menjadi guru ASN/PPPK.'

"Tahun ini 320.000 guru honorer akan diangkat jadi PPPK ," ujar Nadiem.

Dikutip dari Tribunnews.com, hal itu dikatakan Nadiem saat menghadiri peringatan HUT ke-77 PGRI dan Hari Guru Nasional pada Sabtu (3/12/2022).

Baca juga: VIDEO Jenderal Andika Perkasa Disebut Cocok Jadi Menhan

Meski demikian Nadiem mengakui, hingga saat ini masih banyak tantangan pengangkatan guru honorer .

Satu di antaranya terkait formasi.

Nadiem menuturkan, banyak guru yang telah lulus passing grade, namun tak mendapat formasi karena terbatas.

Mengatasi hal itu, pihaknya mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk mengangkat para guru yang lolos seleksi.

Baca juga: VIDEO LPSK Resmi Ajukan Rekomendasi Keringanan Hukuman untuk Bharada E

"Kami dorong Pemda untuk mengangkat guru yang sudah lolos seleksi untuk memenuhi kebutuhan formasi guru di daerah," tegas Nadiem.

Ia mengungkapkan, pihaknya pun menyiapkan rencana kebijakan untuk guru PPPK tahun 2023 mendatang.

Persiapan tersebut merupakan kolaborasi antar kementerian.

Baca juga: VIDEO Fakta Baru Motif Serta Penyebab Kematian Satu Keluarga di Kalideres

Meliputi Kemendikbudristek, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (KemenPAN-RB), dan Kemenkeu dengan persetujuan Presiden Joko Widodo.

Dikatakan Nadiem, kementerian yang dipimpinnya akan berupaya mendorong Pemda untuk berpihak kepada guru.

Pasalnya, keberhasilan negara menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul ada di tangan para guru.

"Saya tahu banyak anggota yang terlibat dalam program Merdeka Belajar. Saya harap momentum ini semakin menguatkan gotong royong kita semua," sebut Nadiem.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved