Berita DPRD Kota Bogor

Setelah RDP DPRD Kota Bogor, Pansus Raperda Pemajuan Kebudayaan Sunda Rapat dengan Dinas Terkait

Pansus Raperda Pemajuan Kebudayaan Sunda yang digelar DPRD Kota Bogor rapat dengan dinas terkait setelah RDP dengan ratusan budayawan.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dodi Hasanuddin
TribunnewsDepok/Hironimus Rama
Setelah RDP DPRD Kota Bogor, Pansus Raperda Pemajuan Kebudayaan Sunda Rapat dengan Dinas Terkait 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Setelah RDP DPRD Kota Bogor, Pansus Raperda Pemajuan Kebudayaan Sunda Rapat dengan Dinas Terkait

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor sedang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pemajuan Kebudayaan Sunda.

Untuk menyerap aspirasi masyarakat, tim panitia khusus (Pansus) Raperda Penyelenggaraan Pemajuan Kebudayaan Sunda menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Senin (5/12/2022).

Baca juga: DPRD Kota Bogor, Ratusan Budayawan Ikut RDP Raperda Pemajuan Kebudayaan Sunda, Ini Harapan Ki Bodas

Setelah RDP ini, tim pansus akan melakukan rapat dengan dinas-dinas terkait seperti Dinas Perhubungan, Dinas Pemukiman, dan beberapa dinas lainnya.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pansus Raperda Penyelenggaraan Pemajuan Kebudayaan Sunda Zaenal Abidin.

"Dinas Perhubungan, misalnya, terkait aksara Sunda pada nama-nama jalan. Lalu ada juga heritage yang menjadi kewenangan Dinas Pemukiman," papar Zaenal.

Politisi Partai Gerindra ini menargetkan pembahasan Raperda ini akan selesai dalam jangka waktu dua bulan ke depan.

"Masih ada dua sampai tiga kali pertemuan sebelum draft diajukan ke Bamus (Badan Musyawarah) untuk dibawa ke rapat paripurna," ungkap Zaenal.

Dia berharap Raperda tentang Penyelenggaraan Pemajuan Kebudayaan Sunda ini bisa memperkuat identitas budaya Sunda di Kota Bogor.

"Harapan kami raperda ini bisa menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal sehingga identitas budaya Sunda di Kota Bogor tidak hilang," tandas Zaenal.

Gencarnya Budaya Asing

Zaenal Abidin mengatakan, RDP ini digelar untuk menampung masukan masyarakat terkait materi yang nantinya akan dimasukkan ke dalam draft Raperda.

"Kita menampung aspirasi masyarakat untuk dimasukkan ke dalam teks Raperda nanti," kata Zaenal, Senin (5/12/2022).

Dia menjelaskan, pembahasan raperda ini sudah dilakukan oleh tim Walikota Bogor. Masukan dari masyarakat akan menyempurnakan rumusan dari Pemkot.

"Kalau ini jalan maka akan matcing (sesuai) dengan pak Walikota sehingga ada aturan untuk menghidupkan budaya Sunda," kata Zaenal di Kompleks DPRD Kota Bogor, Senin (5/12/2022).

Menurut dia, Raperda ini sangat penting karena gencarnya budaya asing masuk ke Indonesia, termasuk Kota Bogor.

"Kita harus mempertahankan dan lestarikan budaya lokal, dalam hal ini budaya Sunda," ucapnya.

 

 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved