Kabar Artis

Polisi Sebut Status Kasus Video Prank KDRT Baim Wingdan Paula Berlanjut Penyidikan

Konten prank Baim Wong dan Istrinya, Paula Verhoeven berlanjut dari penyelidikan ke tahap penyidikan

Penulis: Nurmahadi | Editor: Dian Anditya Mutiara
DOK instagram @baimwong
Baim Wong mengaku terlalu bodoh untuk membuat konten prank KDRT. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU - Konten prank Baim Wong dan Istrinya, Paula Verhoeven berlanjut dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

Hal itu disampaikan penyidik Polres Jakarta Selatan, melalui Kasi Humasnya, AKP Nurma Dewi, Senin (5/12/2022).

Konten itu dilakukan Baim dan Paula di Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. 

"Sudah masuk (dari tingkat penyelidikan) ke penyidikan," ujar Nurma

Peningkatan status kasus prank KDRT tersebut dilakukan setelah penyidik dari Polres Metro Jakarta Selatan memeriksa sejumlah saksi dan gelar perkara pada pekan lalu. 

Baca juga: Penyidik Bakal Panggil Saksi Ahli IT Terkait Kasus Konten Prank KDRT Baim Wong

Dari hasil gelar perkara itu, kata Nurma terbukti ditemukan unsur pidana.

"Kalau sudah naik sidik berarti kan sudah bisa dilakukan penyidikan," kata Nurma.

Sebelumnya, Kepala Seksi Humas Polres Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi sebut penyidik akan panggil ahli IT untuk diperiksa terkait kasus konten prank KDRT yang dilakukan Baim Wong dan Paula.

Diketahui, laporan konten "prank" kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan Baim dan Paula terjadi di Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. 

Nurma mengatakan, saksi ahli IT itu dipanggil untuk dimintai keterangan soal betul atau tidaknya konten prank KDRT yang dilakukan Baim Wong dan Paula.

Baca juga: Baim Wong dan Paula Verhoeven Dituding Buat Konten Prank KDRT, Hari Ini Polisi Periksa 2 Videografer

"Akan diperiksa saksi ahli. Saksi ahli IT itu (diminta keterangan) konten itu apakah betul gitu loh," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (1/12/2022). 

Kendati demikian, Nurma belum bisa memastikan jadwal penyidik untuk memeriksa saksi ahli dalam proses penyelidikan kasus konten prank tersebut.

Menurut Nurma, jadwal pemeriksaan saksi ahli IT tersebut merupakan kewenangan penyidik. 

"Belum (mengetahui jadwal pemeriksaan). Nanti di cek ke penyidik. Cuma sudah disampaikan tapi belum tahu jadwalnya, saya belum lihat," ucap Nurma.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved