Piala Dunia 2022

Pohon Ini Jadi Bukti Penghargaan Qatar Kepada Petani Indonesia Pada Piala Dunia 2022

Sebagai bentuk penghargaan kepada petani Indonesia dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2022, Qatar menanam pohon di Stadion Al Bayt.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebagai bentuk penghargaan kepada petani Indonesia dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2022, Qatar menanam pohon di Stadion Al Bayt.

Pohon tersebut ditanam di lahan hijau di sekitaran stadion yang menjadi salah satu tempat pertandingan Piala Dunia 2022.

Dalam video yang dibagikan jurnalis Wartakotalive.com Eko Priyono dijelaskan bahwa pohon tersebut sebagai bentuk terima kasih Qatar terhadap kontribusi warga Indonesia dalam perhelatan Piala Dunia 2022.

Pohon yang ditanam di sekitaran Stadion Al Bayt merupakan karya petani Indonesia yang berhasil memindahkan pohon tersebut dan tetap hidup.

“Inilah Pohon “Karya” Orang Indonesia di Stadion Al Bayt!” tulis unggahan video Facebook Wartakotalive.com pada Senin (5/12/2022).

Pada video yang dibagikan, terlihat sebuah pohon tersebut diberi piagam. Dalam piagam itu dijelaskan apa jenis pohon tersebut, berapa usianya, dan kapan dipindahkan ke Stadion Al Bayt.

“Seperti inilah penghargaan pihak Qatar terhadap orang yang berkontribusi hijaukan Stadion Al Bayt,” jelas Eko.

Dikutip dari Tribunnews.com ternyata ada peran dari petani asal Indonesia di balik kemegahan rumput di stadion yang menjadi venue Piala Dunia 2022 Qatar.

Meskipun tidak masuk sebagai peserta Piala Dunia 2022 Qatar, rupanya Indonesia berkontribusi di bidang yang lain, yakni urusan sarana dan prasarana.

Petani asal Indonesia tersebut bernama Saprudin Bastomi. Saprudin mengaku bahwa dirinya dipercaya mengurus taman, rumput, dan pohon di venue Piala Dunia 2022 Qatar.

Namun, Saprudin mengaku tidak langsung dipercaya begitu saja.

Baca juga: Piala Dunia 2022: Diisi Pemain Pemain Bagus, Anderson Salles Optimistis Brasil Jadi Juara PD Qatar

Dirinya telah melewati proses yang cukup panjang hingga pada akhirnya dipercaya ikut andil dalam mempersiapkan Piala Dunia 2022 Qatar.

Saprudin merupakan diaspora Indonesia yang bekerja di Qatar sejak tahun 2009.

Pada 2009, ia bekerja di perusahaan landscape terbesar di Qatar sebagai Landscape Engineer.

"Alhamdulillah akhirnya pada bulan Maret 2009 saya bisa terbang ke Qatar dan bekerja di perusahaan landscape terbesar di Qatar."

"Pertama kali bekerja di Qatar saya ditempatkan di proyek Sport City sebagai Landscape Engineer untuk merawat taman Aspire Park yang luasnya sekitar 88 hektar dengan hamparan rumput dan berbagai jenis tanaman."

"Aspire Park adalah taman terbaik di seluruh kawasan Timur Tengah."

"Saya merawat Aspire Park selama lima tahun."

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved