Berita Video

VIDEO Disnakertrans Pastikan Dua Persen dari Total Disabilitas Bakal Dapat Kerja

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta, Andri Yansyah menjelaskan regulasi terkait kuota pekerja bagi para penyandang

WARTAKOTALIVE.COM, SAWAH BESAR - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta, Andri Yansyah menjelaskan regulasi terkait kuota pekerja bagi para penyandang disabilitas.

"Kalau merujuk pada UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, telah tertulis bahwa perusahaan swasta harus mempekerjakan satu persen teman-teman disabilitas dari total kuota pekerja di perusahaannya," ujar Andri saat ditemui usai acara Jakarta Cinta Disabilitas, Lapangan Banteng, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (3/12/2022).

Selain itu, untuk kantor pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hingga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) diwajibkan mempekerjakan dua persen dari total keseluruhan pekerja yang ada di kantor.

Andri mengaku bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) juga Dinas Sosial (Dinsos) untuk terus memenuhi kuota tersebut.

Ia menginformasikan apabila dilihat dari data, dari jumlah 44.456 penyandang disabilitas yang ada di DKI Jakarta, berarti sekitar 400 hingga 500 orang disabilitas harus bekerja.

"Dan sepertinya itu sudah memenuhi kuota. Karena dari sini saja bisa dilihat yang akan dipekerjakan dan diterima," ucap Andri.

Andri menjelaskan bahwa saat ini pihaknya menghadirkan 13 perusahaan saat job fair bagi penyandang disabilitas.

Di mana enam perusahaan merupakan swasta, dan tujuh adalah milik pemerintah (BUMD).

Selain job fair yang memang digelar saat acara tersebut, Andri menegaskan bahwa dari Disnakertrans DKI Jakarta juga telah menyelenggarakan job fair sebagai tiga kali di masing-masing wilayah.

"Jadi selama satu tahun, kami melaksanakan 15 kegiatan job fair di kota administrasi yang ada di Jakarta," jelas Andri.

Adapun setiap job fair yang diselenggarakan, Andri meyakini sekira 40 hingga 50 perusahaan berpartisipasi.

"Dan salah satu kewajiban mereka (perusahaan) adalah harus memenuhi kuota wajib mempekerjakan rekan-rekan disabilitas," tegas Andri.

Diberitakan sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menghadiri sekaligus membuka kegiatan 'Jakarta Cinta Disabilitas'.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Baznas (BAZIS) DKI Jakarta tersebut merupakan kolaborasi antara Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Polda Metro Jaya, serta perangkat daerah lainnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved