Pemilu 2024

Simbol Surat Suara dan Alat Coblos, KPU Luncurkan Sura dan Sulu jadi Maskot Pemilu 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI merilis maskot Sura (Suara Rakyat) dan Sulu (Suara Pemilu) untuk Pemilu 2024 jadi simbol surat suara dan alat coblos.

Warta Kota/M. Rifqi Ibnumasy
KPU launching maskot Pemilu 2024 bernama Sura dan Sulu di Pantai Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (2/12/2022) sebagai simbol surat suara dan alat coblos. 

WARTAKOTALIVE.COM, PADEMANGAN - Jelang Pemilu 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI resmi memperkenalkan maskot bernama Sura (Suara Rakyat) dan Sulu (Suara Pemilu) di Pantai Ancol, Jakarta Utara, Jumat (2/12/2022). 

Selain maskot Pemilu 2024, pihak KPU RI juga launching  jingle bertajuk "Memilih untuk Indonesia" karya grup band Cokelat untuk memeriahkan gelaran pesta demokrasi lima tahunan ini.

Dari penampakannya, Suru dan Sulu merupakan jenis burung Jalak Bali berjenis kelamin jantan dan betina berwarna putih.

Kedua maskot Pemilu 2024 tersebut merupakan karya seorang mahasiswa program studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Pradita Tangerang bernama Stephanie (19).

Pemilihan maskot Pemilu 2024 melalui proses panjang yang dikemas dalam Lomba Desain Maskot Pemilu 2024 dan Stephanie berhasil menjadi juara dengan karyanya Suru dan Sulu.

Baca juga: Promo Optik Tunggal The Park Sawangan, Ada Paket Kaca Mata Murah Hanya Rp 550.000

Baca juga: Ruang Publik Beri Jalan Bagi Ide Terbaik, Hoaks Tentang Anies Baswedan Harus Distop

Launching Suru dan Sulu sebagai maskot Pemilu 2024 dilakukan langsung oleh Ketua KPU Hasyim Asy'ari, Komisioner KPU Idham Holik, hingga komisioner August Mellaz.

Menurut Hasyim, maskot Pemilu 2024 bernama Sura dan Sulu menggambarkan surat suara dan alat untuk mencoblos saat pemilihan anggota eksekutif dan legislatif nanti.

"Simbol ini simbol surat suara dan alat coblos. Simbol burung yg digunakan ini kan simbol yang biasanya digunakan untuk lambang-lambang negara di berbagai macam tempat," kata Hasyim.

"Ada yang menyebut ini burung elang, burung garuda, tapi yg paling penting simbol surat suara dan alat coblos. Ini juga ada dua, bukan cuma satu. Digambarkan yg satu berjenis kelamin jantan, satu betina untuk menggambarkan pemilih kita tidak hanya kaum laki-laki, tapi juga ada perempuan," pungkasnya. (m38)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved