Jokowi

Dapat Bocoran dari Presiden Korea Selatan untuk Maju, Jokowi: Kuncinya Jangan Ikuti Barat

Presiden Jokowi mengaku mendapatkan bocoran dari Presiden Korea Selatan kenapa negara itu bisa maju dengan cepat. Kuncinya jangan mau hanya ikut barat

Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany
warta kota/alfian firmansyah
Presiden Jokowi di depan anggota KPU RI untuk waspada pada kendala teknis saat Pemilu 2024 karena bisa berdampak fatal dan bermuatan politis. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Presiden Jokowi mengaku mendapatkan bocoran dari Presiden Korea Selatan kenapa negara itu bisa maju dengan cepat. Kuncinya satu, jangan mau hanya mengikuti barat.

Bocoran kunci kemajuan negara Korea Selatan itu disampaikan Jokowi saat beri sambutan Kompas100 CEO Forum Tahun 2022 pada Jumat (2/12/2022).

Jokowi mengingatkan bagaimana kondisi kawasan Amerika latin yang saat ini terhenti di status negara berkembang. Padahal, negara-negara tersebut memiliki sumber daya yang melimpah.

Namun, negara-negara Asia seperti Taiwan dan Korea Selatan kini bisa berubah dari negara berkembang menjadi negara maju.

Apalagi kata Jokowi, kemajuan negara Korea Selatan sangatlah pesat. Jokowi memperhatikan, ternyata Korea Selatan mampu membuat negara lain termasuk negara-negara barat bergantung pada komponen-komponen digital yang mereka buat.

Baca juga: Presiden Jokowi Minta KPU Waspada Kendala Teknis saat Pemilu 2024, Karena Bisa Berdampak Politis

Bahkan, saat ini Amerika Serikat sekalipun bergantung pada Korea Selatan untuk produksi komponen digital.

Jokowi pun mengaku mengobrol dengan Presiden Korea Selatan kenapa negara tersebut bisa berkembang pesat maju hanya dalam kurun waktu 20 tahun.

Ternyata kata Jokowi, kunci Korea Selatan jangan mengikuti barat. Sebab, apabila negara kecil mengikuti jejak barat, maka akan selamanya negara tersebut akan terus mengekor di belakangnya.

Ibaratnya saat sebuah negara menaiki tangga yang sama dan tangga itu sudah dinaiki negara lain, maka sulit untuk menyalip.

Maka Korea Selatan memutuskan untuk membuat tangga sendiri dan naik lewat tangga yang dibuat tersebut.

“Saya tanya ke presidennya kenapa Korea melakukan itu, kenapa tidak seperti negara-negara lainnya senangnya ikuti jejak barat? kata dia kalau kita mengikuti kita selalu di belakangnya terus kalau kita naik tangganya kita di belakangnya terus,” beber Jokowi dikutip dari video Sekretariat Presiden.

Padahal kata Jokowi, setiap negara pasti memiliki kekuatan besarnya masing-masing. Maka dari itu, Jokowi berjanji akan membuat Indonesia mandiri sehingga tidak lagi mengikuti negara-negara barat untuk mencapai kesejahteraan.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi untuk itu, misalnya saja di bidang kesehatan saat ini Indonesia sudah memulai.

Kemudian, nikel, bauksit, dan timah juga bisa menjadi potensi besar Indonesia apabila tidak diekspor secara mentah namun diolah menjadi bahan siap pakai ke negara-negara lainnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved