Sukses Gelar Formula E dan Revitalisasi TIM, Direksi Jakpro yang Dicopot Dapat Acungan Jempol

Legislator DKI Jakarta mengacungi jempol direksi lama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang kini diganti Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

Wartakotalive/Fitriyandi Al Fajri
Ketua Komisi B DPRD DKI dari Fraksi PKS Ismail acungi jempol direksi lama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang kini diganti Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono karena sukses gelar Formula E. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Legislator DKI Jakarta mengacungi jempol kepada direksi lama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang kini diganti Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

Kinerja mereka diapresiasi atas keberhasilan penyelenggaraan turnamen Formula E pada 4 Juni 2022 lalu.

“Secara keseluruhan saya memberikan acungan jempol juga terhadap kinerja beberapa penugasan yang sungguh berat, contohnya pengadaan Formula E,” kata Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Ismail pada Rabu (30/11/2022).

Ismail menilai, pelaksanaan Formula E cukup berhasil di tengah tekanan dari berbagai pihak dan keterbatasan karena pandemi Covid-19.

Karena itu, dia menganggap direksi lama Jakpro dianggap berprestasi membawa perseroan untuk menyelenggarakan turnamen bergengsi di dunia tersebut.

Baca juga: UMP DKI Jakarta 2023 Naik 5,6 Persen jadi Rp 4,9 juta, PSI Minta Pengertian Semua Pihak

“Itu prestasi menurut saya, karena sejarah mencatat itu, dan itu tidak berhenti begitu saja sampai sekarang benefitnya terus mengalir ya,” ujar Ismail dari Fraksi PKS.

Selain itu, kata dia, mereka juga mampu menyelesaikan proyek revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM), Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat dengan baik.

Di sana begitu banyak fasilitas yang disediakan pemerintah untuk menunjang kesenian dan kebudayaan Tanah Air agar mampu mendunia di negeri orang lain.

“Saya pikir ini adalah sebuah prestasi yang tidak dapat dipungkiri apapun dinamika yang terjadi di internal Jakpro itu, dan harusnya ini juga jadi konsen bahan pertimbangan pihak-pihak terkait yamg menentukan pergantian ini untuk mempertimbangkan hal tersebut,” jelasnya.

“Bukan menangkap sisi politisnya saja, karena kita mau Jakarta ini maju tanpa terlalu banyak bumbu politis, tapi kita harus mengedepankan objektivitas karena Jakarta ini milik semua,” lanjutnya.

Baca juga: Pergantian Jajaran Direksi Jakpro Dianggap Langkah Cuci Gudang Pemerintah DKI Jakarta

Diketahui, Pemerintah DKI Jakarta mengganti posisi lima jabatan direksi PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Salah satu di antaranya bukan diberhentikan, tetapi ditunjuk menjadi Direktur Utama perseroan tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BP BUMD DKI Jakarta Fitria Rahadiani mengatakan, pergantian anggota direksi itu diputuskan melalui rapat umum pemegang saham (RUPS) sirkuler (keputusan para pemegang saham di luar RUPS).

Hal ini sudah sesuai dengan Pasal 91 UU Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

“Pemegang saham dapat juga mengambil keputusan yang mengikat di luar RUPS dengan syarat semua pemegang saham dengan hak suara menyetujui secara tertulis dengan menandatangani usul yang bersangkutan,” kata Fitria berdasarkan keterangannya pada Senin (28/11/2022).

Fitria mengatakan, RUPS menyetujui untuk memberhentikan Widi Amanasto (Dirut Utama), Gunung Kartiko (Direktur Pengelolaan Aset), Leonardus W. Wasono Mihardjo (Direktur Keuangan) dan Iwan Takwin (Direktur Pengembangan Bisnis).

Namun salah satu di antara lima nama itu, sosok Iwan Takwin justru ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Jakpro.

“Tuan Iwan Takwin sebagai Direktur Utama Perseroan, Tuan I Gede Adi Adnyana T sebagai Direktur Perseroan, Tuan Adrian Rusmana sebagai Direktur Perseroan, Tuan Solihin sebagai Direktur Perseroan dan Tuan Adi Santosa sebagai Direktur Perseroan,” jelas Fitria. (faf)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved