Gempa Bumi

Hari ke-9 Pencarian Korban Gempa Cianjur, Chief dan Barista Cafe Arsen Belum Ketemu

Chief dan barista dari cafe Arseven masih belum diketahui keberadaannya hingga hari ke 9 pencarian pasca terjadinya gempa di Kabupaten Cianjur.

Penulis: Cahya Nugraha | Editor: Dian Anditya Mutiara
Wartakotalive/Cahya Nugraha
Kondisi terkini di warung Sate Shinta, Rabu (30/11/2022) dimana lokasinya dekat dengan cafe Arsen di jalur Ciapanas-Cianjur masih ada karyawan yang hilang karena dampak gempa Cianjur 

WARTAKOTALIVE.COM, CIANJUR- Chief dan barista dari cafe Arseven masih belum diketahui keberadaannya hingga hari ke 9 pencarian pasca terjadinya gempa di Kabupaten Cianjur.

Perlu diketahui bahwa cafe Arseven lokasinya tidak jauh dari rumah makan sate Shinta, di Jalur Cipanas-Cianjur.

Saat gempa, di lokasi tersebut terjadi longsoran hebat hingga menutup akses jalan Cipanas-Cianjur.

Petugas Keamanan warung Sate Shinta, Muhammad Iqbal menuturkan untuk seluruh karyawan dan pelanggan sate Shinta berhasil selamat dalam kejadian gempa.

Namun beda halnya dengan cafe Arseven diketahui terdapat korban, yakni 2 karyawan, 2 kuli bangunan dan 2 pelanggan.

"Karyawan dan Pelanggan sate Shinta selamat, saat kejadian juga ada beberapa tamu PNS yang berhasil menyelamatkan diri. Di cafe Arseven ada korban, infonya 2 karyawan, 2 kuli dan 2 customer," jelas Iqbal

Baca juga: Atalia: Dua Pengungsi Korban Gempa Cianjur Meninggal Kedinginan, Selimut dan Air Bersih Mendesak

Baca juga: Cerita Iqbal Detik-detik Gempa Bumi di Cianjur, Terdengar Suara Dentuman Keras Seperti Bom

Iqbal juga menuturkan detik-detik saat Gempa dan longsor terjadi di Jalur Cipanas-Cianjur.

Kepada wartawan Wartakotalive.com ia menceritakan detik-detik menegangkan tersebut.

Menurutnya gempa yang terjadi, Senin (21/11/2022) bukanlah gempa biasa, sebab ia merasakan dan mendengar bahwa gempa tersebut diiringi dengan dentuman yang keras, layaknya bom.

"Rasanya bukan digeser ke kanan atau kiri, tapi di goyang ke atas dan ke bawah, dentuman keras juga terdengar, entah itu dentuman apa?," ungkapnya,

"Dentuman itu terdengar bersamaan dengan saat terjadinya gempa seperti bom,"sambungnya.

Sesaat gempa usai, terjadilah longsoran hebat yang meluluhlantakkan daerah sekitar.

"Baru abis itu longsor, longsoran pun langsung dengan skala yang cukup besar," ungkapnya. 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved