DKI Jakarta Raih Peringkat Pertama Penggunaan Produk Dalam Negeri hingga Rp 8,5 triliun

DKI Jakarta meraih hasil membanggakan yakni peringkat pertama penggunaan produk dalam negeri (PDN) dan usaha mikro kecil dan menengah (UMK-Koperasi).

dok. PPID DKI
Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo menyebut bahwa DKI Jakarta meraih hasil membanggakan yakni peringkat pertama penggunaan produk dalam negeri (PDN) dan usaha mikro kecil dan menengah (UMK-Koperasi). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah DKI Jakarta meraih peringkat pertama dalam penggunaan produk dalam negeri (PDN) dan usaha mikro kecil dan menengah (UMK-Koperasi). Rinciannya, PDN menembus Rp 8,5 triliun dan UMK-Koperasi mencapai Rp 3,9 triliun.

Pencapaian ini diumumkan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Monitoring dan Evaluasi (Monev) Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 di ICE BSD, Tangerang, pada Selasa (29/11/2022).

Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta Ratu Rante Allo.

Ratu mengatakan, komitmen memajukan usaha kecil dan menengah dalam membuat produk lokal untuk memacu laju pertumbuhan ekonomi terus dipegang teguh oleh Pemprov DKI Jakarta.

Baca juga: UMP DKI Jakarta 2023, Pemerintah Bisa Intervensi Apabila Ada Pengusaha yang Keberatan

Komitmen ini diwujudkan dengan mengoptimalkan anggaran belanja barang/jasa bagi penggunaan PDM dan UMK-Koperasi.

Hal ini sebagaimana instruksi dari Presiden agar seluruh jajaran Kementerian/Lembaga dan pemerintah daerah untuk mengoptimalkan 40 persen anggaran belanja barang/jasa dalam penggunaan PDN dan produk UMK-Koperasi.

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta bergerak cepat dengan meningkatkan penggunaan PDN dan pemberdayaan UMK-Koperasi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

“Kami di Pemprov DKI Jakarta telah membentuk Tim Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang tugasnya mensosialisasikan dan mengawasi pelaksanaan peningkatan PDN di lingkungan Pemprov DKI,” kata Ratu berdasarkan keterangannya pada Rabu (30/11/2022).

Baca juga: UMP DKI Jakarta 2023 Naik 5,6 Persen jadi Rp 4,9 juta, PSI Minta Pengertian Semua Pihak

Ratu mengatakan, ssejak tahun 2020 Pemprov DKI sudah mewajibkan belanja makan minum rapat seluruh perangkat daerah dan BUMD melalui UMKM binaan Jakpreneur yang terdaftar di platform e-Order. Kata dia, hal ini menjadi komitmen yang akan terus dijalankan Pemprov DKI Jakarta.

Tak hanya berfokus pada belanja pemerintah, Ratu menambahkan, pihaknya juga mendorong pemasaran produk dalam negeri dengan melibatkan produk-produk lokal tersebut dalam berbagai pameran, dari skala nasional hingga internasional.

“Harapannya, budaya penggunaan produk dalam negeri, khususnya produk UMKM, dapat menjadi bagian dari keseharian warga Jakarta,” imbuhnya.

Dalam Rakor dan Monev tersebut, secara daring, Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasinya kepada seluruh Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah yang telah bekerja bersama-sama dalam meningkatkan penggunaan PDN dan produk UMK-Koperasi.

Pencapaian penggunaan PDN secara total di Indonesia mencapai angka Rp 547 triliun atau 44,9 persen dari APBN/APBD. Hal tersebut menunjukkan belanja PDN sudah semakin meningkat dari 40 persen yang ditargetkan. (faf)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved