Berita Jakarta

Tembok Sekolah Embun Pagi Islamic School di Pondok Kelapa Roboh Timpa Rumah dan Mobil Warga

Menurutnya, tembok sekolah tersebut sejak lama sudah miring dan warga telah memberitahukan pihak sekolah agar ditindaklanjuti.

wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti
Akses jalan warga di Gang Haji Wawang II, RT 08/RW 08, Kelurahan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur tertutup puing dan material bangunan akibat tembok sekolah Embun Pagi Islamic School rubuh, Senin (28/11/2022) petang. Akibat robohnya tembok tersebut dua rumah mengalami kerusakan pada bagian atap dan terasnya. 

Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti

WARTAKOTALIVE.COM DUREN SAWIT -- Akses jalan warga di Gang Haji Wawang II, RT 08/RW 08, Kelurahan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur tertutup puing dan material bangunan akibat tembok sekolah Embun Pagi Islamic School roboh, Senin (28/11/2022) petang.

Akibat robohnya tembok tersebut dua rumah mengalami kerusakan pada bagian atap dan terasnya.

Selain itu, kaca belakang sebuah mobil yang terparkir di halaman pecah karena tertimpa tembok.

Muhayan, warga sekitar mengatakan tembok yang berbatasan dengan permukiman warga tersebut roboh ketika pihak sekolah sedang melakukan pengerjaan pembangunan gedung.

Baca juga: VIDEO Tembok Sekolah di Pondok Kelapa Roboh Timpa Rumah dan Mobil Warga

"Kena air di dalam sekolah terus tidak kuat, karena posisinya sudah miring maka dari itu sudah roboh," ucap Muhayan di Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (29/11/2022).

Menurutnya, tembok sekolah tersebut sejak lama sudah miring dan warga telah memberitahukan pihak sekolah agar ditindaklanjuti.

"Sudah lama mulai miring, ada lebih dua bulan sudah miring. Tapi, baru miringnya parah itu sekitar satu minggu belakangan. Pak RT juga sebelumnya mau bertemu dengan pihak sekolah," ucapnya.

Namun, hingga kejadian tembok roboh ini terjadi, pertemuan antara warga dan pihak sekolah urung terlaksana.

Baca juga: Tembok Bangunan Hampir Timpa Warga Pada Gempa 5,2 Magnitudo di Kupang

Pertemuan hanya terjadi ketika pihak sekolah mengundang warga sebelum pembangunan gedung dimulai.

Hingga kini, menurut warga belum ada pertemuan antara pihak sekolah untuk membahas ganti rugi kerusakan rumah dan mobil yang rusak terdampak tembok pembatas roboh. (m27)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved