UMP DKI Jakarta 2023

Apindo Tidak Setuju Penetapan UMP DKI Jakarta 2023 Naik 5,6 persen jadi Rp 4,9 juta

Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Nurjaman menegaskan pihaknya tak setuju kenaikan 5,6 persen UMP DKI Jakarta 2023 jadi Rp 4,9 juta.

WARTA KOTA
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menegaskan bahwa pihaknya tidak setuju dengan kenaikan 5,6 persen UMP DKI Jakarta 2023 menjadi Rp 4,9 juta. (ilustrasi) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2023 naik sebesar 5,6 persen atau setara dengan Rp 4,9 juta.

Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Nurjaman menegaskan bahwa pihaknya tidak setuju dengan hal tersebut.

"Apindo DKI Jakarta tetap mengacu pada PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan," jelas Nurjaman melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (28/11/2022).

Baca juga: Putri Candrawathi Sempat Diperiksa Penyidik di Saguling, Hasilnya Diminta Ferdy Sambo Jangan Disebar

Berdasarkan PP tersebut, kenaikan UMP 2023 sebesar 2,6 persen atau setara dengan Rp 4.763.293. Ia pun kembali menegaskan bahwa dari Apindo tetap akan mengacu pada PP 36 Tahun 2021 itu.

Diketahui sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2023 naik sebesar 5,6 persen. Persentase tersebut setara dengan angka UMP yang pada tahun depan naik menjadi Rp 4,9 juta.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta, Andri Yansyah usai rapat pimpinan (rapim) di Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (28/11/2022).

Baca juga: Berikan Rasa Nyaman, Heru Budi Hartono Perintahkan Anak Buah Percantik Pasar di Jakarta

"Penetapan UMP 2023 tersebut sesuai Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023," ujar Andri.

Andri kembali menjelaskan bahwa sebelum penetapan UMP 2023, sebelumnya telah ada pembahasan dalam rapat dewan pengupahan.

Di mana rapat dewan pengupahan menghadirkan beberapa unsur: pemerintah, pengusaha yang diwakilkan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), buruh, lalu yang terakhir Kamar Dagang dan Industri (Kadin). (m36)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved