Berita Video

Sadis! Seorang Mahasiswa Habisi Nyawa Kakeknya di Jogja Karena Terlilit Utang

Seorang cucu membunuh kakeknya akibat uang sebesar Rp 80 juta di Yogyakarta.Pelaku dan temannya kemudian membawa jasad korban berkeliling kota.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Seorang cucu membunuh kakeknya akibat uang sebesar Rp 80 juta di Yogyakarta.

Pelaku dan temannya kemudian membawa jasad korban berkeliling kota.
Kejahatan pelaku dan rekannya bisa terungkap setelah jasad sang kakek dievakuasi.

Mahasiswa asal Yogyakarta berinisial RO (19) asal Yogyakarta membunuh kakek kandungnya berinisial MO (74).

RO dibantu oleh seorang temannya yakni GK (18).

Kejinya tangan cucu kakek berusia 74 tahun itu diawali dari ajakan berkeliling dan jalan-jalan di kota Yogyakarta.

Aksi pembunuhan tersebut dilakukan oleh mahasiswa Jogja, RO, bersama seorang temannya yang berinisial GK (18).

Baca juga: Viral Aksi Intoleran, Sekelompok Orang Copot Label Bantuan Gereja untuk Korban Gempa Cianjur

RO dan GK membunuh MO di dalam mobil yang diparkir di sebuah restoran cepat saji, Jalan Sudirman, Kelurahan Kotabaru, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Berdasarkan hasil penyidikan polisi, ditemukan bahwa motif pembunuhan sementara adalah masalah utang-piutang.

Polisi menemukan, hal ini dilakukan karena utang sebesar Rp 80 juta.
GK diketahui memiliki utang sebesar Rp 80.000.000 (80 juta) kepada MO, kakek dari RO.

Baca juga: Langgar Aturan, Polisi Bubarkan Aksi Bentang Spanduk Tolak RKUHP di Car Free Day Bundaran HI

Dikutip dari Tribunnews.com, Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Idham Mahdi mengatakan, mereka melakukan hal ini untuk menghilangkan utang-piutang tersebut.

“Mereka (GK dan RO) ingin menghilangkan utang-piutang antara korban (MO) dengan salah satu rekan daripada pelaku (GK),” ujar Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Idham Mahdi.

Kronologi pembunuhan dirilis juga oleh kepolisian, detik-detik menjelang MO kehilangan nyawanya cukup keji.

Baca juga: Tim Balap Deddy Corbuzier Incar Kemenangan di Edutown Drift Prix

Hal itu karena sang cucu masih nekat berkeliling dengan MO setelah korban sudah menjadi mayat.

Keduanya menjerat leher korban menggunakan tali di parkiran sebuah restoran.

“Jalan Sudirman itu adalah tempat eksekusi oleh pelaku. Pelaku satu (RO) berada di kursi supir dan pelaku dua (GK) berada di belakang kursi korban,” terang Idham Mahdi.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved