Berita Video

VIDEO Kronologi Balita Korban Gempa Cianjur Ditolak RS, Disebut BPJS Tidak Cover Korban Bencana Alam

Cerita seorang bocah bernama Ibriz Mutaqqi korban gempa di Cianjur, Jawa Barat yang ditolak oleh rumah sakit menjadi perbincangan publik.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Cerita seorang bocah bernama Ibriz Mutaqqi korban gempa di Cianjur, Jawa Barat yang ditolak oleh rumah sakit menjadi perbincangan publik.

Padahal, ibriz kala itu mengalami luka terbuka di kepalanya hingga darahnya terus mengalir.

Seusai kabar ini viral, orangtua Ibriz angkat biacra.

Dikutip dari Tribunnews.com, Rufaidah ibu Ibriz menyebut, jika luka di kepala sang anak awalnya dijahit dan diperban di RSUD Sayang Cianjur.

"Anak saya sudah ditangani, sudah dijahit dan diperban RSUD Sayang Cianjur," imbuhnya.

Ia lalu berniat untuk membawa anaknya menjalani perawatan yang lebih memadai ke daerah Citeureup.

Pasalnya, ia khawatir luka yang menimpa kepala anaknya yang masih berusia tiga tahun itu serius.

Baca juga: Bertemu Pengungsi Gempa Bumi di Cianjur, Zulkifli Hasan Beri Bantuan Uang Tunai Rp 500 ribu per KK

"Saat disana saya tanya, anak saya sudah ditangani kepalanya kemudian apakah aman 3-4 jam perjalanan menuju Citereup. Kata dokter RSUD aman," kata Rufaidah.

Di tengah perjalanan, jahitan kepala Ibriz yang belum kering, mendadak mengeluarkan darah.

Sebelum membawa ke rumah sakit yang besar, Rufaidah mendatangi sebuah klinik di Citeureup dan meminta surat rujukan.

Baca juga: Resepsi Pernikahan Berubah Tahlilan, Pengantin Perempuan Tewas Jadi Korban Gempa Cianjur

Setibanya di rumah sakit swasta tersebut, luka yang ada di kepala Ibriz dibersihkan dan diperban kembali.

Namun, pihak rumah sakit itu menolak untuk melakukan perawatan lebih lanjut kepada Ibriz.

Pihak RS beralasan jika korban bencana alam tak ditanggung BPJS Kesehatan.

Baca juga: Rumahnya Ambruk Diguncang Gempa Bumi di Cianjur, Euis Berharap Ridwan Kamil Tepati Janji

"Jadi memang yang ditolak untuk tindakan lanjutnya, seperti di CT Scan, rontgen dan lain-lain," ujarnya.

"Tapi dapat jawaban seperti itu, kalo korban bencana tidak bisa di-cover BPJS," imbuhnya.

Mendengar jawaban itu, ia membawa pulang putranya dan keesokan harinya Rufaidah mencari RD lain.

Baca juga: Viral Aksi Intoleran, Sekelompok Orang Copot Label Bantuan Gereja untuk Korban Gempa Cianjur

Dirinya mendapat rujukan ke RSUD Ciawi dan akhirnya di sana Ibriz mendapat penanganan.

Meksi begitu, Rufaidah mengaku kondisi putranya saat ini belum stabil.
Bahkan, balita itu harus mendapatkan transfusi darah, karena kadar hemoglobinnya rendah.

"Kami masih menunggu hasil rongsen dan CT scan, kondisi Ibriz naik turun, qodarullah hari ini HBnya rendah dan sedang proses tranfusi darah. Mohon doa untuk kelancaran tiap prosesnya," kata Rufaidah.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved