Gempa Bumi Cianjur

Tak Sanggup Lihat Penderitaan Korban Gempa Bumi, Baznas Cianjur Buka Sembilan Posko

KOrban gempa bumi Cianjur butuh banyak bantuan di segala hal, karena itu Baznas terpanggil untuk turun tangan.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Valentino Verry
warta kota/hironimus roni
Posko Baznas di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, mulai berjibaku membantu korban gempa bumi, Minggu (27/11/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, CIANJUR - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cianjur berencana membuka sembilan sembilan posko pengungsian di Kecamatan Cugenang.

Hal itu diungkapkan Ketua Baznas Kecamatan Cugenang Firman Muhsin di Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Minggu (27/11/2022).

"Rencananya hari ini Baznas Kabupaten Cianjur akan membuka posko di sembilan desa terdampak gempa," kata Firman.

Saat ini Baznas Kecamatan Cugenang masih menunggu konfirmasi dari Baznas Kabupaten Cianjur untuk penentuan titik lokasi posko.

"Ketika posko sudah masuk ke tingkat kecamatan, maka itu menjadi tanggung jawab kami," ujarnya.

Firman menambahkan para pengungsi di Kecamatan Cugenang saat ini membutuhkan makanan dan obat-obatan.

"Kebutuhan yang mendesak adalah bahan makanan yang bisa dikonsumsi sehari-hari oleh masyarakat seperti makanan siap saji, beras dan tenda," paparnya.

Dia meminta warga korban gempa untuk bersabar karena donasi yang diterima juga agak terbatas.

Baca juga: Bantu Korban Gempa Bumi di Cianjur, IOF Cabang Bogor Distribusikan Logistik Hingga Buka Dapur Umum

"Donasi datangnya bergelombang. Kami minta masyarakat bersabar. Kalau bantuan datang telat, jangan marah-marah," tutur Firman.

Menurut dia, bantuan yang telat disalurkan bukan karena petugas tidak bekerja tetapi karena situasi transportasi di lapangan.

"Mobilitas relawan membawa bantuan sangat tinggi. Tetapi banyak jalan yang masih terkena reruntuhan puing akibat gempa sehingga terjadi kemacetan," jelasnya.

Baca juga: Tinggal di Tenda, Korban Gempa Bumi di Desa Sarampad Keluhkan Kekurangan Air Bersih

Firman yang juga menjabat selaku Sekretaris BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Sarampad sangat mendukung kegiatan pemerintah desa dalam menangani korban bencana gempa bumi.

"Donasi dari para donatur sebagian kita tampung di kantor desa, tetapi sebagian kita langsung serahkan ke korban karena para donatur ingin langsung melihat ke lokasi," tandasnya.

 

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved