Perkuat Digital Marketing UMKM, Levabit dan ID-OpenTech Group Resmi Kerja Sama Senilai Rp30 Miliar

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan dalam rangka kerja sama penyertaan investasi dalam bentuk investasi teknologi senilai Rp30 Miliar.

Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Dari kiri ke kanan: CEO & Co-Founder Levabit, Ismawan Pamudji; President Director ID-Opentech Group, Raine Renaldi; Co-Founder Levabit, Rully Muliarto; dan Co-Founder Levabit, Robert Hartono. 

WARTAKOTALIVE.COM — Levabit resmi menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan ID-Opentech Group, di kantor Levabit (Levabit Home Base) Jakarta, Jumat (25/11/2022) ini.

Penandatanganan tersebut dilakukan dalam rangka kerja sama penyertaan investasi dalam bentuk investasi teknologi senilai Rp30 Miliar.

Ismawan Pamudji, CEO & Co-Founder Levabit menyatakan bahwa penandatangan MOU ini bertujuan untuk memperkuat sisi teknologi dan bisnis dari Levabit untuk dapat menjangkau seluruh pelaku Bisnis baik skala besar maupun UMKM di Indonesia, para influencer dan masyarakat luas.

Lebih lanjut Ismawan Pamudji menjelaskan bahwa dalam sistem bisnis yang dikembangkan Levabit, Influencer dan masyarakat luas yang disebut sebagai “Levabiter” memiliki berperan penting dalam memasarkan produk dan jasa dari pelaku UMKM.

Dengan membagikan materi produk dan jasa dari pelaku UMKM yang dilakukan oleh Levabiter melalui media sosial yang mereka punya, maka tidak hanya UMKM yang mendapatkan keuntungan dari exposure atas iklan produk dan jasa mereka.

Baca juga: Dongeng Q-TA: Kolaborasi Peningkatan Literasi Anak Usia Dini Melalui Wisata Imajinasi

Baca juga: Piala Dunia 2022: Babak I Wales 0-0 Iran, Laga Berjalan Sengit dan Kedua Tim Jual Beli Serangan

Levabiter juga akan mendapatkan keuntungan finansial setelah membagikan dan memasarkan produk dan jasa UMKM tersebut melalui media sosial.

Menurutnya, dengan adanya sistem yang dikembangkan oleh Levabit, hal ini turut menumbuhkan perkembangan UMKM di Indonesia.

Menurut data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM saat ini mencapai 64,19 juta dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 61,97 persen atau senilai Rp8.573,89 Triliun.

Kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia meliputi kemampuan menyerap 97 persen dari total tenaga kerja yang ada serta dapat menghimpun sampai 60,4 persen dari total investasi.

Tingginya jumlah UMKM di Indonesia tidak terlepas dari berbagai tantangan serta kondisi pasca pandemi Covid-19 yang mendorong perubahan pada pola konsumsi barang dan jasa menjadi momentum untuk mengakselerasi transformasi digital.

Baca juga: Bank DKI Raih Tiga Penghargaan di Ajang Top 20 Financial Institution Award 2022

Baca juga: 4,1 Juta Pelanggan PLN di Jakarta Unduh Aplikasi PLN Mobile untuk Beli Token dan Bayar Listrik

Namun baru sekitar 8 persen dari total pelaku UMKM di Indonesia yang baru memanfaatkan platform online dalam memasarkan produk dan jasa mereka.

“Kami melihat masih diperlukannya edukasi dan sosialisasi kepada teman-teman UMKM untuk dapat memanfaatkan exposure dari teknologi digital sebagai media yang efektif untuk memasarkan produk maupun jasa mereka, karena hingga saat ini baru sekitar 8 persen UMKM yang memanfaatkan media tersebut,” ujar Ismawan Pamudji dalam pernyataan resminya, Jumat (25/11/2022).

Di bawah naungan PT Digipro Centralindo Indonesia, Levabit adalah suatu platform digital yang mempertemukan antara pelaku bisnis baik skala besar maupun pelaku UMKM dengan para influencer.

Para influencer di sini, baik yang sudah terkenal ataupun masyarakat luas yang mempunyai akun sosial media apapun.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved