Dugaan Korupsi

Kamaruddin Tuding Kliennya Diperas Rp10 Miliar Oleh Sekertaris Jampidsus Kejagung

Kamaruddin Simanjuntak mengatakan kliennya diperas Rp10 miliar oleh eks Kajati Jateng yang saat ini menjabat Sesjampidsus kejagung

Istimewa
Kamaruddin Simanjuntak, kuasa hukum Agus Hartono saat sidang praperadilan di PN Semarang 22 November 2022 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kamaruddin Simanjuntak, kuasa hukum Agus Hartono pengusaha yang ditetapkan tersangka dugaan korupsi oleh Kejati Jateng, mengatakan kliennya itu diduga sempat diperas oleh oknum jaksa di Kejati Jateng, untuk menghapus dua surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) perkara yang dituduhkan kepadanya.

Untuk satu SPDP, kata Kamaruddin, oknum jaksa Putri Ayu Wulandari selaku Koordinator Kejaksaan meminta Rp5 miliar. Dengan dua SPDP perkara yang dituduhkan kepada Agus Hartono, maka totalnya dimintai uang Rp10 miliar.

"Dia (Putri Ayu) mengatakan mewakili atau diperintah Kajati Jateng," ujar Kamaruddin dalam keterangan tertulis, Kamis (24/11/2022).

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah saat itu kata Kamaruddin adalah Andi Herman yang kini diangkat menjadi Sekertaris Jampidsus (Sesjampdisus) Kejaksaan Agung RI.

"Dia (Andi Herman) baru pergantian. Ini kan baru di praperadilankan kasusnya di Semarang, ini," kata Kamaruddin.

Karena kliennya menolak tawaran itu kata Kamaruddin, kini Agus Hartono ditetapkan tersangka korupsi dan dinilainya merupakan sebuah kriminalisasi.

Baca juga: Wanita Cantik Diperkosa Secara Brutal oleh WNA China Bos Telekomunikasi, Ngadu ke Kamaruddin

Karena itu pula, lanjut Kamaruddin pihaknya sudah melakukan pelaporan soal ini ke Komisi Kejaksaan RI.

"Sudah kita laporkan minggu lalu ke Komjak, ke Ketua Komisioner, Ketua Jampidsusnya, Wakil Presiden dan Presiden, Ombudsman, Komisi III DPR, dan lainnya," kata Kamaruddin.

Menurut Kamaruddin perilaku Putri Ayu Wulandari yang mewakili Kajati, dinilai sudah sangat keterlaluan.

"Kok, malah minta uang Rp 10 miliar, gitu. Ini, kan, berarti bermasalah penegakan hukumnya," ujarnya.

Kamaruddin menjelaskan kasus yang ditimpakan ke kliennya tersebut terkesan dipaksakan masuk ke ranah pidana.

Baca juga: Kamaruddin Imbau Ferdy Sambo Ganti Pengacara Top Jika Ingin Lolos Hukuman Mati, Janji Biayai

"Permasalahan ini perjanjian pascakredit. Udah dicicil berapa tahun, kok. Ini, kan nggak bisa, perjanjian masalah kredit dijadiin masalah korupsi," katanya heran.

"Perjanjian pascakredit ini kan ada penawaran dan ada kolateral dan ada sebagai penjamin. Ada penjamin yang menyerahkan sejumlah aset senilai Rp20 miliar," sambungnya.

Sementara Agus Hartono dalam surat resmi teguran hukum kepada Putri Ayu Wulandari, mengatakan sebelum ditetapkan sebagai tersangka, ia dihubungi Koordinator Jaksa Kejati Jateng, Putri Ayu Wulandari.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved