Salak Eco Trail Run 2022

Ratusan Peserta Ikuti Salak Eco Trail Run 2022, Lomba Lari di Hutan Hujan Tropis Gunung Salak

Ratusan peserta mengikuti Salak Eco Trail Run 2022, yakni olahraga lari di alam terbuka sekaligus mempromosikan kawasan Taman Nasional Halimun Salak.

istimewa
Ratusan peserta bersiap di titik start untuk memulai Salak Eco Trail Run 2022, kategori 21K yang dilaksanakan, Minggu (20/11/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Ratusan peserta mengikuti Salak Eco Trail Run 2022, yakni olahraga lari di alam terbuka. Dengan mengusung tema kegiatan “Jaga Hutan Sebagai Habitat Elang Jawa”.

Adapun tujuan diadakannya kegiatan Salak Eco Trail Run ini adalah mengajak masyarakat umum (publik) untuk turut berpartisipasi dalam Peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN), serta memperkenalkan dan mempromosikan kawasan Taman Nasional Halimun Salak (TNGHS) melalui penyelenggaraan olahraga lari alam terbuka (trail run).

Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan dan menjalin komunikasi antar sesama komunitas trail runner khususnya di wilayah Bogor sekitarnya.

Salak Eco Trail Run merupakan event tahunan yang pada tahun ini diselenggarakan oleh Javan Hawk Eagle Trail bekerjasama dengan CV. Sabuk Gunung, yang merupakan kali kedua diadakan di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, setelah pertama kali dilaksanakan Tahun 2021 bertepatan dengan HCPSN.

Menurut Race Director Salak Eco Trail Run yakni Asep Mulyana mengatakan, peserta tidak hanya sekedar ikut lomba lari saja, namun para peserta juga bisa menikmati keindahan alam hutan hujan tropis gunung salak.

Para peserta Salak Eco Trail Run 2022 berlari melintasi hutan hujan tropis gunung salak
Para peserta Salak Eco Trail Run 2022 berlari melintasi hutan hujan tropis gunung salak. Salak Eco Trail Run 2022 dilaksanakan, Minggu (20/11/2022).

“Tentunya ini menjadi pengalaman dan tantangan baru baik pelari profesional ataupun rekreasional berlari di hutan hujan tropis gunung salak. Dan tidak hanya berlari, peserta juga bisa ikut berkemah,” ungkap Asep dalam keterangan resmi, Rabu (23/11/2022).

Seiring dengan tema yang diusung, event ini merupakan bagian dari kampanye dan penyadartahuan konservasi bersama komunitas.

Untuk itu, event ini juga didukung oleh komunitas local yang berkegiatan di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, seperti Kelompok Wisata Pasiran Tengah, Sahabat Halimun Salak (SAHALA), Kelompok Tani Ketan Mas, Siliwangi Adventure, El-Macho, Satset Trail Runner, Chibi Runner, Sobat Sunday, Chipus Runner, Tapak Gerot, Trek 11 Sukawana, dan lain-lain.

Sementara, Kepala Seksi II Balai TNGHS yang mewakili Kepala Balai TNGHS, Sujoko berpesan,  bahwa mari kita berkegiatan di alam sambil terus menjaga hutan dan satwa penghuninya.

“Dimana event ini merupakan bagian dari memperingati hari cinta puspa dan satwa nasional. Salah satu satwa yang dilindungi dan prioritas di TNGHS adalah Elang Jawa,” ujarnya.

Kepala Seksi PTNW II Bogor - BTNGHS Sujoko menyerahkan medali
Kepala Seksi PTNW II Bogor - BTNGHS (Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak), Sujoko menyerahkan medali dan plakat hadiah ke juara pertama Salak Eco Trail Run 2022 kategori 21K, Minggu (20/11/2022).

Salak Eco Trail Run diselenggarakan pada Minggu (20/11/2022) di Panorama Pinus HJP Land Pasiran Tengah, Desa Sukaharja, Cijeruk, Kab. Bogor, Jawa Barat.

Titik start para pelari berada di lokasi dengan ketinggian 750 meter diatas permukaan laut. Adapun rangkaian sebelum acara lombanya yaitu pembagian race kit berupa jersey dan nomor dada yang dilaksanakan pada Jumat (18/11/2022) dan Sabtu (19/11/2022) yang berlokasi di kantor Yayasan Puter Indonesia.

Seluruh peserta dan panitia yang terlibat sudah memiliki sertifikat vaksin, protokol CHSE juga diterapkan mulai dari acara Race Pack Collection di mana peserta akan tiba di area RPC untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, pengambilan starter kit dan briefing penjelasan peraturan lomba dari panitia.

Ratusan peserta yang mengikuti pun datang dari berbagai daerah di Indonesia, tidak hanya peserta dari dalam negeri saja, tetapi ada juga peserta dari luar negeri diantaranya peserta dari negara Jepang dan New Zealand.

Kepala Seksi PTNW II Bogor - BTNGHS Sujoko (1)
Kepala Seksi PTNW II Bogor - BTNGHS (Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak), Sujoko (tengah) foto bersama dengan para juara lomba Salak Eco Trail Run 2022, Minggu (20/11/2022).

Ada pun kategori yang dilombakan dalam lomba lari ini, yakni kategori jarak 12 kilometer dan kategori 21 kilometer. Untuk kategori 12 kilometer memiliki elevation gain 900 m dan kategori 21 kilometer memiliki elevation gain 1400 m, dengan titik tertinggi diketinggian 1065 meter diatas permukaan laut.

Menurut salah seorang peserta, Jumardi ia sengaja datang bersama istri ke panorama pinus pasiran tengah acara ini untuk mengikuti lomba lari alam ini dan menargetkan juara.

“Rute nya sangat menantang. Dan untuk rute 12 kilometer rute bagus dan jelas walaupun banyak tanjakan yang berat. Alhamdulillah saya bisa menjadi juara 1 di Salak Eco Trail Run 2022,” ungkap Jumardi usai menyelesaikan finish kategori 12 kilometer, Minggu (20/11/2022).

Ratusan peserta lomba lari ini pun resmi dilepas oleh Sujoko selaku Kasie PTNW II Bogor BTNGHS didampingi oleh Taryono Darusman, Ketua Yayasan Puteri Indonesia.

Dan untuk pemenang kategori 12K putra dimenangkan oleh Jumardi dengan waktu tempuh 1.27.11 , disusul juara kedua oleh Andi Fajrul dengan waktu tempuh 1.38.04, dan juara ketiga oleh M. Sihabuddin dengan waktu tempuh 1.41.14.

Sementara pemenang kategori 12K putri dimenangkan oleh Kasmiati dengan waktu tempuh 2.06.22, disusul juara kedua oleh Ade Linda dengan waktu tempuh 2.28.19, dan juara ketiga oleh Sani Nuraida dengan waktu tempuh 2.40.36.

Sedangkan kategori 21K putra dimenangkan oleh Taofik Hidayat dengan waktu tempuh 2.34.11, disusul juara kedua oleh Kasman dengan waktu tempuh 2.35.29, dan juara ketiga oleh Kautsar Aldi dengan waktu tempuh 2.37.03.

Sementara pemenang kategori 21K putri dimenangkan oleh Afhni Noviana dengan waktu tempuh 4.11.40, disusul juara kedua oleh Pengku Adrianne Emanuel dengan waktu tempuh 4.16.48, dan juara ketiga oleh Isna Nurakhiri dengan waktu tempuh 4.25.26.

Selain berolahraga sambil berekreasi, lomba lari ini juga merupakan salah satu cara yang efektif untuk mempromosikan destinasi pariwisata sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved