Gempa Bumi
Pascagempa Bumi, Ujang Hingga Antre 2 Jam Lebih untuk Dapat BBM
Sehari pascagempa, SPBU di Cianjur, Jawa Barat diserbu warga. Antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM) mengular di sejumlah SPBU di Cianjur.
Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sehari pascagempa, SPBU di Cianjur, Jawa Barat diserbu warga. Antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM) mengular di sejumlah SPBU di Cianjur.
Dalam video yang dibagikan Facebook Tribunnews terlihat ratusan motor mengantre di SPBU.
Bahkan seorang warga Cibereum, Kidul, Cianjur Ujang Suganda hingga antre dua jam hanya untuk mendapatkan BBM untuk kendaraan motornya.
Ujang mengaku kampungnya mengalami kerusakan cukup parah karena gempa bumi Cianjur yang berkekuatan 5,6 magnitudo.
Ujang sudah mengantre di SPBU Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Cianjur, Jawa Barat sejak Selasa (22/11/2022) pukul 08.00 WIB.
Meski sudah mengantre hingga dua jam, Ujang belum juga mendapatkan BBM lantaran masih harus mengantre.
Ujang mengaku rela mengantre berjam-jam untuk mendapatkan BBM lantaran khawatir adanya gempa susulan.
Baca juga: BPBD Kota Bekasi Kerahkan Personel Membantu Evakuasi Korban Gempa di Cianjur
“Takutnya pom bensin tutup dan listrik padam kalau-kalau ada gempa susulan,” ucap Ujang.
Sejumlah warga pun disebut rela antre BBM lantaran agar kendaraan mereka bisa digunakan untuk melakukan evakuasi dan mencari bantuan selama proses pemulihan pascagempa.
Dikutip dari Tribunnews.com, PT Pertamina (Persero) mengungkapkan kondisi sarana dan fasilitas bahan bakar minyak (BBM) pasca adanya gempa yang mengguncang wilayah Cianjur, Jawa Barat pada Senin siang (21/11/2022).
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan mengatakan, untuk saat ini infrastruktur BBM milik Perseroan terpantau aman.
Sehingga operasional penyaluran BBM kepada masyarakat masih berjalan lancar.
"PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat memastikan secara umum operasional lembaga penyalur BBM dan LPG berjalan normal pasca gempa bumi magnitudo 5,6 pada Senin (21/11) pukul 13.21 WIB dengan titik koordinat 6,84 Lintang Selatan dan 107,05 Bujur Timur," ucap Eko kepada Tribunnews, Senin (21/11/2022).
Meski operasional berjalan lancar, lanjut Eko, saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada sarana dan fasilitas hingga lembaga penyalur BBM dan LPG di wilayah Regional Jawa Bagian Barat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Gempa-Cianjur-2.jpg)