Berita Depok

Warga Geruduk Kantor Pemasaran Perumahan di Sawangan saat Acara Pengundian Hadiah

PT Pakuan yang kala itu dipimpin oleh Paulus Tannos berjanji akan membayarkan uang hak alas kepada pemilik lahan

Editor: Feryanto Hadi
ist
Belasan warga menggeruduk kantor perumahan mewah di Sawangan, Depok untuk meminta ganti rugi 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK -Puluhan orang pembeli rumah di perumahan mewah di Sawangan, Depok terkejut dengan kehadiran belasan warga yang menggeruduk kantor manajemen PT Shila at Sawangan.

Para pembeli rumah itu disebut sedang menghadiri acara pengundian hadiah atas pembelian unit di perumahan itu.

Namun, sejumlah warga muncul.

Mereka menggeruduk kantor properti tersebut untuk menagih janji ke pengelola yang sudah 17 tahun mengaku akan memberikan ganti rugi hak untuk mereka.

Pihak pengelola sempat berupaya untuk membubarkan warga.

Namun, warga bersikukuh untuk bertemu dengan pihak pengelola

Baca juga: Presiden Jokowi Janji Gebuk Mafia Tanah, Ketua FKMTI Budiardjo: Mana Buktinya!

Aksi sempat memanas ketika belasan warga ini mencoba tetap bertahan di depan kantor pemasaran.

Ida Farida, salah satu pemilik lahan mengaku, kehadiran warga yang merupakan keluarganya itu hanya untuk menagih uang pembayaran hak atas yang sebelumnya dijanjikan.

Namun sudah lebih dari 17 tahun uang itu tak juga didapatkan sepeserpun.

"Mereka hanya mau menagih hak mereka yang sempat dijanjikan," ujar Ida melalui pesan tertulis, Minggu (20/11/2022)

Ida menerangkan, upaya menagih janji itu karena sebelumnya pada 9 April 2005, PT Pakuan yang merupakan induk dari PT Shila, menjanjikan uang ganti rugi alas hak bagi warga.

Baca juga: Mafia Tanah Perkeruh Perebutan Tanah Ribuan Meter Persegi Milk Warga Tangsel dengan Perusahaan Besar

Janji itu disampaikan PT Pakuan setelah H. Suroto yang merupakan pegawai yang mengabdi di perusahaan tersebut selama 30 tahun, memberikan kesaksiannya di PN Cibinong.

"Dari kesaksian yang disampaikan H. Suroto disebutkan PT Pakuan tidak pernah melakukan pembebasan di lahan seluas 90 hektar itu," ungkap Ida.

Dari hal itu, kata Ida, PT Pakuan yang kala itu dipimpin oleh Paulus Tannos berjanji akan membayarkan uang hak alas kepada pemilik lahan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved