Kriminal

Polisi Duga Pelaku Penusuk Drivel Ojol di Tanah Abang Dibantu Orang Lain untuk Sembunyi

Pelaku penusuk drivel ojol di kawasan Tanah Abang masih dalam pencarian polisi. Diperkirakan pelaku melarikan diri ke hutan

Wartakotalive/Nuri Yatul Hikmah
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin soal pelaku penusukan drivel ojol di Tanah Abang 

WARTAKOTALIVE.COM, TANAH ABANG – Pelaku penusuk drivel ojol di kawasan Tanah Abang masih dalam pencarian polisi. 

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin menyebut, pihaknya akan menyebarkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap pelaku penusukan ojek online (ojol), di Jalan KH. Mas Mansyur, Kecamatan Tanah Abang Jakarta Pusat, Sabtu (22/10/2022) lalu. 

Disebutkan Komarudin, pelaku berinisal RS (24) saat ini dipastikan tidak berada di area pemukiman penduduk.

Artinya, ia kerap berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

"Posisi pelaku ini berpindah-pindah, kami juga terus memantau pergerakannya yang dapat dipastikan bahwa pelaku saat ini tidak berada di pemukiman penduduk," ujar Komarudin kepada wartawan, Minggu (20/11/2022).

Baca juga: Polres Jakarta Pusat Sebar Foto Pembunuh Driver Ojol di Tanah Abang, Masuk Daftar Pencarian Orang

Menurut Komarudin, pihaknya telah dua kali menerjunkan tim untuk memantau pergerakan pelaku.

Komarudin menduga, ada orang lain yang membantu pelarian pelaku penusukan ojol tersebut.

Pasalnya secara logika, apabila pelaku melarikan diri ke hutan, tentu ada orang yang membantu menyalurkan logistik.

"Tim kami masih di lapangan, belum pulang bahkan sudah tim kedua diterjunkan. Ini juga yang membuat kesabaran ekstra untuk mampu mengungkapnya," ujar Komarudin.

Komarudin mengatakan, pihaknya akan menindak dan menghukum orang yang membantu pelarian pelaku penusukan ojol tersebut.

"Kami lihat dari pola yang dilakukan sampai saat ini, dia berhasil lari cukup lama, tidak menutup kemungkinan ada yang bantu. Kalau ke hutan pasti ada penyuplai logistik, nah itu masuk ke dalam berbagai analisis dari tim kami, menganalisa semua kemungkinan," ungkapnya.

Sementara itu, kata Komarudin, pelaku sebelumnya tidak pernah terlibat kasus kejahatan atau berurusan dengan hukum.

Meski begitu, pihaknya akan terus memburu dan menetapkan DPO terhadap pelaku.

"Intinya, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujar Komarudin.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved