Pemilu 2024

KPU RI Siapkan Petunjuk Teknis Terkait Santunan bagi Petugas Pemilu 2024 yang Alami Kecelakaan Kerja

KPU RI tak mau mengulangi kecelakaan kerja seperti yang terjadi masa lalu, karena itu dibuatkan aturan teknis.

Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Valentino Verry
warta kota/alfian firmansyah
Anggota KPU RI Parsadaan Harahap mengatakan pihaknya telah membuat aturan teknis terkait bantuan jika ada kecelakaan kerja bagi petugas. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan menyiapkan petunjuk teknis atau juknis, khusus perihal santunan bagi petugas badan ad hoc yang mengalami kecelakaan kerja.

Sebelumnya, dalam Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2022, telah diatur bahwa "dalam hal anggota badan Adhoc mengalami kecelakaan kerja dalam penyelenggaraan pemilu dan pemilihan, KPU dapat memberikan santunan".

"Iya KPU RI akan terbitkan juknis, karena nanti itu kaitannya dengan lembaga lain, yang tentunya akan kita lakukan koordinasi lanjutan," ucap Anggota KPU RI, Parsadaan Harahap kepada wartawan, Jumat (18/11/2022).

Parsadaan menyebutkan, Juknis ini nantinya, akan mengatur soal beberapa proses verifikasi, kelengkapan syarat yang harus dilengkapi oleh petugas, yang mengalami kecelakaan kerja.

"Jadi nanti akan ada verifikasi lagi, katakanlah surat keterangan bahwa dia memang sakit atau mungkin memang ada bukti kalau dia dirawat," tutur Parsadaan.

Selain itu, Parsadaan juga memastikan bahwa kebijakan pemberian santunan, sudah disetujui oleh Kementerian Keuangan, termasuk soal Besaran nya biayanya.

" Ini sifatnya santunan, bukan asuransi ya," ucap Parsadaan.

Baca juga: Buat Terobosan, KPU RI akan Gandeng Mahasiswa Jadi Petugas KPPS untuk Pemilu 2024

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyampaikan, bahwa Kementerian Keuangan sudah menetapkan besaran santunan, bagi petugas badan ad hoc Pemilu 2024, yang mengalami kecelakaan kerja maupun meninggal dunia saat bertugas.

Ketua KPU RI, Hasyim Asy'ari mengatakan, besaran petugas yang meninggal dunia akan menerima santunan sebesar Rp 36 juta.

"Ada juga santunan pemakaman bagi yang meninggal yaitu Rp 10 juta," ucap Hasyim di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (17/11/2022).

Baca juga: Waketum PPP: Mekanisme Pengundian Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu Masih yang Terbaik

Hasyim juga menyebutkan, terdapat santunan lainnya seperti petugas yang cacat permanen sebesar Rp 30,8 juta.

Selanjutnya, santunan Rp 16,5 juta bagi petugas yang mengalami luka berat.

"Untuk petugas yang mendapat luka sedang akan mendapat santunan Rp 8,25 juta, Besaran santunan ini sama dengan nilai santunan saat Pemilu 2019,"tutur Hasyim.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved