Breaking News:

Narkoba

Teddy Minahasa Perintahkan Kapolres Tukar Sabu Pakai Tawas, Hotman Paris: Cuma Bercanda, Tes Anggota

Perintah itu adalah untuk menyisihkan barang bukti sabu seberat lima kilogram, ditukar dengan tawas.

Editor: Yaspen Martinus
Wikipedia
Hotman Paris Hutapea, kuasa hukum Irjen Teddy Minahasa, menyebut perintah kliennya kepada mantan Kapolresta Bukittinggi AKBP Doddy Prawiranegara, hanya bercanda. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Hotman Paris Hutapea, kuasa hukum Irjen Teddy Minahasa, menyebut perintah kliennya kepada mantan Kapolresta Bukittinggi AKBP Doddy Prawiranegara, hanya bercanda.

Perintah itu adalah untuk menyisihkan barang bukti sabu seberat lima kilogram, ditukar dengan tawas.

"Itu tidak, itu hanya, itu ada tanda emoticon. Itu adalah sekadar canda, dan tidak ada kaitannya sama sekali dengan benar-benar dilaksanakan penukaran (sabu dengan tawas)."

Baca juga: CV Samudera Chemical Jadi Tersangka Kasus Obat Sirop Penyebab Gangguan Ginjal Akut, Pemiliknya Kabur

"Tidak ada, dibantah. Ada gambar apa itu, emoticon," kata Hotman Paris kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (18/11/2022).

Hotman menyebut chat tersebut sebenarnya hanya ingin mengetes para anggotanya.

"Itu biasa begitu pimpinan mengetes anggota, itu biasa begitu, pimpinan mengetes, dan ternyata tidak ada satu saksi pun mengatakan bahwa tawas itu diganti dengan narkoba," bebernya.

Baca juga: Waketum NasDem: Kemarahan Demokrat Jangan Digeber kepada Anies, Masa Tidak Boleh Berteman?

Hotman mengatakan, hal itu juga dikuatkan dengan pribadi Irjen Teddy Minahasa yang suka bercanda, termasuk kepada anggotanya.

"Semua orang sudah tahu bahwa Teddy itu suka bercanda, makanya semua orang sudah tahu, makanya selalu dalam bentuk candaan ya," beber Hotman.

Untuk Bonus Anggota

Irjen Teddy Minahasa disebut memerintahkan bekas Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara, menyisihkan barang bukti narkoba hasil pengungkapkan kasus, untuk dijual.

Adriel Viari Purba, kuasa hukum AKBP Dody menjelaskan, dari keterangan kliennya, perintah Irjen Teddy Minahasa itu bertujuan untuk memberi bonus kepada anggota.

"Memang di chat itu TM bilang tolong dipisahkan seperempat (narkoba jenis sabu) untuk bonus buat anggota, ujar TM kalimat langsung di chat-nya ke Pak Dody," kata Adriel kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Sabtu (22/10/2022).

Meski begitu, Adriel belum mengetahui secara pasti terkait arti kata bonus untuk anggota itu dalam bentuk apa.

"Maksudnya juga saya kurang paham, apakah sabunya untuk anggota atau hasil penjualannya," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved