Banjir Jakarta

Pintu Air Cipinang Hulu Siaga 3, Ini Lokasi Genangan Banjir Jakarta Terbanyak di Barat dan Utara

Hujan deras mengguyur sejak Kamis (17/11) dini hari membuat Pos Cipinang Hulu Siaga tiga dan terjadi banjir di beberapa titik

Warta Kota/Rendy Rutama
Ilustrasi - Sejumlah wilayah tergenang banjir Jakarta, Kamis (17/11/2022) foto Banjir dengan ketinggian 175 centimeter melanda wilayah Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Senin (10/10/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan pada  pukul 09.55 WIB terdapat sejumlah titik wilayah terdapat genangan banjir.

Hal tersebut berangkat dari hujan dengan intensitas lebat yang melanda sebagian besar wilayah DKI Jakarta pada Kamis (17/11/2022) pagi.

Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji menjelaskan hujan tersebut menyebabkan kenaikan status siaga Pos Cipinang Hulu menjadi siaga tiga (waspada).

Isnawa mencatat saat ini terdapat dua ruas jalan tergenang dan 2 RT atau 0,007 persen dari 30.470 RT yang ada di DKI Jakarta. 

Baca juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Kamis 17 November Seluruh Wilayah Hujan Sedang, Waspada Banjir!

"Untuk wilayah genangan banjir Jakarta semuanya berada di Jakarta Barat dan Jakarta Utara" ujar Isnawa dalam keterangannya.

Ia menginformasikan untuk jalan tergenang, terdapat di Jalan Strategi Raya, Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, dengan ketinggian 20 sentimeter.

Jalanan yang terdapat genangan banjir berikutnya ada di Jalan Hiu, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, dengan ketinggian 25 sentimeter.

"Lalu untuk RT yang tergenang, keduanya berada di Jakarta Barat dengan dua kelurahan yang berbeda," kata Isnawa.

Baca juga: Banjir Tol Jakarta-Merak Surut, Kanit Induk PJR Tangerang: Macet di KM 24 Mulai Terurai

Yang pertama terdapat satu RT di Kelurahan Kembangan, Jakarta Barat, dengan ketinggian 25 sentimeter.

Lalu yang kedua berada di Kelurahan Joglo, Jakarta Barat, dengan ketinggian 20 sentimeter.

Isnawa menyebutkan penyebab genangan tersebut adalah curah hujan yang tinggi.

Hingga berita ini dilaporkan, Isnawa menginformasikan bahwa tidak ada masyarakat atau korban banjir yang mengungsi.

Kemudian, Isnawa juga membeberkan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan," ucap Isnawa.

Selain itu, kolaborasi mereka juga akan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.

Hal tersebut dilakukan secara gotong royong bersama para lurah dan camat setempat.

Isnawa mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. (m36)  

 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved