Berita Jakarta

Polda Metro Jaya Buat Aplikasi 'Ada Polisi', Guna Tangkal Kejahatan di Jakarta

Polda Metro Jaya terus mengembangkan aplikasi Ada Polisi yang beriksi data-data yang dibutuhkan masyarakat.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dian Anditya Mutiara
Humas Polda Metro Jaya
Inovasi terus dilakukan Polda Metro Jaya di era yang semakin modern ini, seperti membuat aplikasi 'Ada Polisi'. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU - Inovasi terus dilakukan Polda Metro Jaya di era yang semakin modern ini, seperti membuat aplikasi Ada Polisi.

Aplikasi tersebut merupakan besutan Bidang Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polda Metro Jaya yang dibuat menindaklanjuti arahan Kapolda Irjen Fadil Imran.

Dir Binmas Polda Metro Jaya, Kombes Badya Wijaya mengatakan, aplikasi itu sendiri berisi data-data yang tentunya dibutuhkan masyarakat.

"Pendekatan pemolisian di era modern ini harus diubah orientasinya menjadi pencegahan," ujar Badya, dalam keterangan yang diterima pada Selasa (15/11/2022).

Baca juga: Aplikasi Ada Polisi Bikinan Irjen Fadil Imran, Permudah Polsek Penjaringan Mendata Penjahat

Ia menyebut aplikasi ini berisi pengetahuan terkait data, statistik, karakteristik termasuk sebab-sebab terjadinya tindakan kejahatan.

Hal tersebut juga sebagai bahan evaluasi untuk mencegah terjadinya kejahatan.

"Identifikasi dan pengetahuan tentang statistik, karakteristik, dan sebab-sebab terjadinya kejahatan yang tergambar dalam aplikasi Ada Polisi ini tidak saja diperlukan oleh Polri dalam penanggulangan kejahatan," kata dia.

"Namun juga penting untuk diketahui oleh stakeholder terkait bahwa ada persoalan sosial yang harus ditangani dan diselesaikan secara bersama-sama dan tidak semata-mata persoalan hukum dan kamtibmas saja," sambung Badya.

Baca juga: Sejak Tilang Manual Ditiadakan, Ditlantas Polda Metro Jaya Sebut Pengendara Jadi Nekat Melanggar

Sementara itu, Koorspripim Polda Metro Jaya, AKBP Iverson Monossoh menyebut, saat ini Polda Metro Jaya terus berinovasi melakukan perubahan melalui terobosan-terobosan di era modern.

"Salah satu inovasi adalah melakukan riset dan menganalisa statistik dan karakteristik kejahatan saat ini, termasuk akar masalah yang menjadi sebab musabab terjadinya kejahatan jalanan. Sambang, dialog, mendengar apa yang menjadi keluhan masyarakat," kata dia.

"Kemudian kita datakan sebagaimana praktek pemolisian dalam sistem ini adalah salah satu bentuk pendekatan yang humanis agar kita memiliki pengetahuan yang cukup tentang akar permasalahan yang terjadi dan mencari solusinya," lanjutnya. (m31)

 

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved