Pemilu 2024

Legislator PAN Protes Uang Transport Timses Dianggap Money Politic, Harus Dibedakan

Guspardi menuturkan, perlu dibedakan antara politik uang dengan tanggung jawab dari peserta pemilu.

Editor: Yaspen Martinus
Istimewa
Dia bilang, pemberian uang transportasi calon anggota legislatif (caleg) kepada tim sukses bukan sebagai praktik politik uang. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Anggota Komisi II DPR Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Guspardi Gaus protes pemberian uang transportasi untuk tim sukses (timses), dianggap politik uang alias money politic.

Menurut Guspardi, perlu ada aturan yang jelas terkait politik uang. Dia bilang, pemberian uang transportasi calon anggota legislatif (caleg) kepada tim sukses bukan sebagai praktik politik uang.

"Saya juga harus menyampaikan ilustrasi, kami mengundang tim-tim sukses kami, tim sukses."

"Pasti harus dibayar uang transport, pakai list, lalu ini dikatakan money politics," kata Guspardi dalam rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi II DPR, Selasa (15/11/2022).

Guspardi menuturkan, perlu dibedakan antara politik uang dengan tanggung jawab dari peserta pemilu.

Dia menyatakan, pemberian uang transportasi kepada timses merupakan tanggung jawab para caleg.

Baca juga: Gus Choi: Cari Kelemahan Anies Enggak Ketemu, Mereka Akhirnya Bikin Fitnah Intoleran

"Jadi, inti yang ingin saya sampaikan adalah perlu dibedakan mana yang money politic, mana yang merupakan tugas dan tanggung jawab dari peserta pemilu."

"Memang kami bukan peserta pemilu, peserta pemilu adalah partai politik, tetapi yang menjalankan itu adalah para caleg di bawah," jelasnya.

Kendati begitu, Guspardi mengaku sependapat praktik politik uang terkait pelaksanaan pemilu, harus ditindak tegas. Khususnya, bagi pihak-pihak yang kerap melakukan praktik serangan fajar saat hari pemungutan suara.

"Serangan fajar, saya setuju harus ditindak. Itu yang perlu ketegasan, karena hampir setiap saat kegiatan-kegiatan semacam itu menimbulkan dinamika yang kurang elok," tuturnya. (Igman Ibrahim)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved