Terapkan Pola Hidup Sehat, Masyarakat Diimbau Hindari Makanan dengan Lemak Trans

Kesehatan merupakan salah satu hal yang harus dijaga dengan baik dimana caranya dengan mengonsumsi makanan yang terhindar dari unsur lemak trans.

linisehat.com
Kesehatan merupakan salah satu hal yang harus dijaga dengan baik. Salah satu caranya dengan mengonsumsi makanan yang sehat sehari-hari yakni menghindari lemak trans atau trans fat. (ilustrasi) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kesehatan merupakan salah satu hal yang harus dijaga dengan baik. Salah satu caranya dengan mengonsumsi makanan yang sehat sehari-hari yakni menghindari lemak trans.

Dokter Spesialis Gizi Klinik, Dr. dr. Luciana Sutanto, MS SpGK mengatakan lemak trans yaitu lemak yang terbentuk saat minyak menjadi lemak pada lemak, yang dikenal sebagai trans fat atau asam lemak trans.

“Asam lemak terdiri dari dua macam, yakni asam lemak yang terbentuk secara alami dan asam lemak buatan,” ucapnya berdasar keterangan, Senin (14/11/2022).

Kehadiran lemak tersebut memberikan manfaat bagi tubuh seperti sumber energi, komponen membran sel dan regulator fisiologi berfungsi sebagai proteksi (melindungi organ tubuh.

Baca juga: Kursus Kepelatihan Lisensi C PSSI Ditutup, Berharap Lahir Generasi Penerus Timnas Indonesia

Selain itu juga lemak sebagai insulator yang memberikan rasa kenyang, memberikan rasa enak pada makanan, serta mengikat vitamin (vitamin A, D, E, K)

Hanya saja ada kekhawatiran akan bahaya lemak di dalam makanan. Pasalnya saat sibuk menjalani aktivitas sehari- hari, sulit untuk memilih makanan yang sehat dan bebas lemak trans.

Menjadi tantangan tersendiri dikala sibuk sehari-hari bagaimana memastikan gizi yang baik untuk diri sendiri dan keluarga. Ini menjadi faktor yang berpengaruh dalam kesehatan.

“Namun harus dibatasi konsumsinya sesuai dengan kebutuhan lemak kita yaitu sekitar 25-45 persen dari kebutuhan total kalori sehari-hari,” ungkapnya.

Baca juga: Tingkatkan Kenyamanan Penumpang, Transjakarta Gelar Pelatihan Softskill Bagi Pramudi

Brand Manager Food Category PT Bina Karya Prima, Roland Octasilva Layandi menjelaskan bahwa margarin Forvita merupakan margarin dengan bebas lemak trans.

“Hal ini terjadi karena proses pembuatan Forvita yang menggunakan proses fisika (melalui proses fraksinasi yaitu pemanasan dan penyaringan secara berulang-ulang),” ungkapnya.

Proses tersebut akan menyebabkan pemisahan antara fraksi cair (cooking oil) dengan fraksi padat (margarin) sehingga menjadikan margarin Forvita bebas lemak trans.

Hal ini berbeda dengan pembuatan margarin pada umumnya yang menggunakan proses hidrogenasi yang menyebabkan ikatan lemak nabati berubah, sehingga lemak trans lebih rentan terbentuk.

Sementara Celebrity Chef, Victor Agustino juga memberikan contoh bahan makanan apa yang mengandung lemak tak jenuh di antaranya yaitu salmon, ikan, dan alpukat, yang langsung diolah menjadi makanan yang sehat dan enak.

Tips yang dibagikan Chef Victor dalam mengolah salmon dan alpukat ini dilakukan menggunakan margarin Forvita agar kandungan gizinya tetap terjaga dalam masakan.

“Selain bebas lemak trans, margarin Forvita juga dapat membuat masakan lebih harum dan rasa gurih,” ungkap Chef Victor.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved