Ibadah Haji

Kemenag Jawa Barat: Waspada Berita Hoaks Soal Larangan Usia 65 Tahun Menunaikan Ibadah Haji

Kemenag Jawa Barat meluruskan pem beritaan yang simpang siur soal larangan naik haji bagi calon jamaah berusia 65 tahun ke atas.

Penulis: Cahya Nugraha | Editor: Valentino Verry
Mikhail Voskresenskiy / Sputnik / Sputnik via AFP
Ilustrasi - Kemenag Jawa Barat meluruskan berita hoaks soal larangan calon jamaah haji yang berusia 65 tahun ke atas, bahwa kebijakan itu hanya berlaku di tahun 2022 ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Kepala Bidang (Kabid) Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Barat, Boy Hari Novian, meluruskan pemberitaan negatif seputar ibadah haji.

Sebab, akhir-akhir ini calon jamaah haji resah atas kabar bahwa usia 65 tahun ke atas dilarang naik haji.

Menurut Boy, itu adalah berita hoaks yang dihembuskan oleh sejumlah perusahan travel haji dan umrah. 

Boy memastikan bahwa kabar itu tidak benar adanya.

 "Ini yang berkembang di masyarakat bahwa ada beberapa travel haji umrah yang tidak bertanggung jawab menyebarkan kepada masyarakat bahwa usia 65 tahun tidak memungkinkan untuk ibadah haji karena ada pembatasan dari Arab Saudi, ini sangat tidak betul," ungkap Boy kepada wartawan TribunnewsDepok, Minggu (13/11/2022). 

Boy menuturkan bahwa aturan tersebut hanya berlaku di tahun 2022, mengingat masih masa pandemic virus corona.

"Pembatasan tersebut dilakukan hanya 2022, tahun 2023 akan normal kembali," kata Boy.

Baca juga: Nur Azizah Tamhid Kunjungi Asrama Haji Banjarmasin, Kalsel Minta Jamaah Haji Tak Terbengkalai

Boy menghimbau kepada masyarakat jangan mau jika ada oknum yang membujuk untuk membatalkan porsi hajinya. 

Selanjutnya, Boy juga menuturkan bahwa biaya ibadah haji 2023 akan ada kenaikan harga. 

"Berkaca tahun 2022 ada kenaikan, tahun 2023 kemungkinan juga akan ada kenaikan. Ini mesti dipersiapkan oleh seluruh jamaah haji," ungkap Boy. 

Perihal tersebut Boy juga mengingatkan bagi jamaah yang terjadwal berangkat tahun 2023 juga untuk mempersiapkan terkait dengan kenaikan tarif tersebut. 

Baca juga: Sri Mulyana Ikut Vaksinasi Booster karena Ingin Naik Haji Hingga dan Takut Terpapar Virus Covid-19

"Termasuk yang nomornya berangkat pada tahun 2023," ujarnya. 

Ketika ditanya berapa biaya kenaikan dana haji 2023, Boy masih belum bisa memastikan berapa tarifnya. 

"Besarannya belum, masih dirundingkan oleh pemerintah, namun jika melihat dari  tahun 2022 itu biayanya Rp 98 juta," ungkap Boy. 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved