Berita Karawang

Kisruh Kepengurusan PCNU Karawang, Ketua Tanfidziah Hasil Konfercab Ulang Dinilai Tidak Sah

Jimmy menjamin, munculnya berkas kesepakatan antara Ahmad Ruhyat dengan salah satu partai politik murni karena kesalahan administratif.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Muhammad Azzam
H. Jenal Aripin (batik hijau) terpilih menjadi Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Karawang dalam Konferensi Cabang (Konfercab) PCNU Karawang ke-XXI di Ponpes Asshiddiqiyah, Cilamaya, pada Sabtu (12/11/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG----- Konferensi Cabang (Konfercab) PCNU Karawang ke-XXI di Ponpes Asshiddiqiyah, Cilamaya, pada Sabtu (12/11/2022) menghasilkan H. Jenal Aripin menjadi Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Karawang.

Atas terpilihnya Jenal, Pengurus PCNU hasil Konfercab di Pesantren At-Tarbiyah beberapa waktu lalu menilai Konfercab ulang di Pesantren Asshiddiqiyah Cilamaya tidak sah dan tidak legal.

"Konfercab di Ponpes At-Tarbiyah adalah sah dan legal. Karena Konfercab ke-21 di At-Tarbiyah sudah direkomendasi dan sudah disahkan oleh pengurus wilayah NU," kata Pengurus PCNU Karawang, Ahmad Zamakshyari, pada Minggu (13/11/2022).

Mantan Wakil Bupati Karawang menegaskan Konfercab di At-Tarbiyah yang menetapkan Ahmad Ruhyat Hasby sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Karawang dan Nandang Qusyaeri sebagai Rais Syuriah PCNU Karawang adalah sah.

Baca juga: Temui Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Sekjen Partai Gerindra: Prabowo Sudah NU Sejak Dulu

Meski demikian, dia meminta agar tidak akan melakukan upaya apa pun terhadap hasil Konfercab kubu Asshiddiqiyah.

"Saya menginstruksikan kepada jajaran PCNU untuk terus-terusan melakukan komunikasi, melakukan tabbayyun kepada Pengurus Besar NU. Saya mohon untuk tidak melakukan upaya hukum apa pun. Fokus kepada tabbayyun dan rangkul semuanya. Semua warga NU agar tetap adem dan khidmat, tidak terprovokasi oleh dualisme kepemimpinan ini," kata Jimmy sapaannya.

Adanya Konfercab ulang yang dilakukan di Asshiddiqiyah, kata Jimmy, karena adanya kesalahan administratif.

Kesalahan ini harus diluruskan oleh Ahmad Ruhyat Hasby.

Jimmy menjamin, munculnya berkas kesepakatan antara Ahmad Ruhyat dengan salah satu partai politik murni karena kesalahan administratif.

Baca juga: Ketua Umum PBNU Imbau Lakukan Shalat Gaib untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

"Kesepakatan tersebut sama sekali tidak dilakukan. Adapun bukti otentik tertulisnya itu semata-mata hanya seremonial belaka untuk memadukan semua kekuatan yang ada di Kabupaten Karawang," imbuhnya.

Jimmy juga mengatakan, Konfercab ulang di Asshiddiqiyah hanya menghadirkan delegasi dari 13 MWC (Majelis Wilayah Cabang) PCNU Karawang.

Pernyataan ini berbanding terbalik dengan pernyataan kubu Asshiddiqiyah yang menyebutkan Konfercab dihadiri oleh perwakilan 22 MWC PCNU Karawang.

"Hanya hadir 13 MWC bukan 22, sisanya itu adalah tambahan dari Wakil Rois, Wakil Ketua, Wakil Sekretaris. Mereka bukan pemilik suara, mereka sisanya tidak mendapatkan SK mandat untuk melaksanakan Konfercab ulang," tegas Jimmy.

H. Jenal Aripin terpilih menjadi Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Karawang dalam Konferensi Cabang (Konfercab) PCNU Karawang ke-XXI di Ponpes Asshiddiqiyah, Cilamaya, pada Sabtu (12/11/2022).

Baca juga: Teken MoU dengan PBNU, Mendag Dorong UMKM Besutan Santri Naik Kelas

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved