Ibadah Haji

Kemenag Jawa Barat Minta Calon Jemaah Sabar, Masa Tunggu Ibadah Haji Kota Depok Sampai 24 Tahun

Calon jemaah haji di Kota Depok harus bersabar, sebab untuk menunaikan ritual itu butuh waktu hingga 24 tahun.

Penulis: Cahya Nugraha | Editor: Valentino Verry
KOMPAS.com/AFP PHOTO/FAYEZ NURELDINE
Ilustrasi - Calon jemaah haji di Kota Depok harus bersabar karena masa tunggu yang bisa mencapai 24 tahun. Tentu ini membuat risau. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Kepala Bidang (Kabid) Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Barat, Boy Hari Novian, meminta masyarakat untuk bersabar.

Sebab untuk menunaikan ritual keagamaan itu butuh waktu yang cukup lama, yakni 20 tahun masa tunggu ibadah haji untuk wilayah Jawa Barat.

Bahkan, untuk Jemaah yang tinggal di Kota Depok masa tunggu itu bisa mencapai 24 tahun. 

 "Khusus Depok 24 tahun dan untuk Jawa Barat rata-rata di atas 20 tahun kang," ungkap Boy, Minggu (13/11/2022). 

Terkait dengan kuota haji , dijelaskan oleh Boy bahwa pada tahun 2022, kuota haji yang diberikan oleh pemerintah Arab Saudi sebanyak 46,5 persen, itu sekitar 105 ribu penduduk Indonesia yang bisa pergi haji. 

Hal itu bukan tanpa alasan, sebab karena pandemi, pemerintah Arab Saudi hanya sanggup membuka 105 ribu kuota untuk Indonesia dari 221 ribu kuota setiap tahunnya. 

"Biasanya tiap tahun kuota Indonesia itu sebanyak 221 ribu tapi karena pandemi Arab Saudi hanyak membuka 46,5 persen dan kita kebagian 105 ribu untuk tahun 2022," ungkap boy.

Baca juga: Rizky Billar Rayakan Ulang Tahun untuk Pertama Kali Bersama Anak, Batal Ibadah Haji Karena Pekerjaan

Namun, Boy meyakinkan bahwa nantinya akan ada titik terang, dimana kuota untuk Indonesia akan kembali normal sedia kala. 

"Tahun depan akan kembali normal. Bulan Januari atau Februari ketika pemerintah Indonesia sudah menandatangani perjanjian dengan Arab Saudi berdasarkan kuota nya berapa itu nanti bisa dicek kembali," jelas Boy. 

Di sisi lain, ditemukan fakta bahwa masih banyak jamaah yang masih belum mengetahui tata cara ibadah menunaikan haji dan umrah, Boy mengungkapkan bahwa akan ada manasik haji sepanjang tahun guna memberikan pemahaman seputar hal tersebut. 

Baca juga: INI Tips Mengelola Stres Saat Menunaikan Ibadah Haji

"Bimbingan manasik haji akan diadakan sepanjang tahun, jamaah yang belum berangkat pun akan kita bimbing juga, jadi bukan hanya pas berangkat nya saja," ungkap Boy.

"Dua tahun sebelum keberangkatan akan kita bimbing secara intens," sambungnya. 

Senanda denga itu, Anggota Komisi 8 Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR RI), Nur Azizah Tamhid juga meminta untuk secara intens memberikan pola bimbingan ibadah haji kepada para calon haji maupun umrah

"Solusinya melakukan evaluasi terhadap pola bimbing ibadah kepada jamaah haji, baik tingkat kecamatan maupun kota," ungkapnya.

Tidak hanya itu, Nur Azizah juga meminta untuk segera dibuatkan kurikulum manasik haji yang aplikatif dan mudah dipahami.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved