Virus Corona

Aturan Baru Penyelenggaraan Konser Musik Saat PPKM Level 1 di Jakarta dan Sekitarnya

Berikut ini aturan baru penyelenggaraan konser musik ditengah PPKM level 1 di Jakarta. 

istimewa
Ilustrasi - aturan baru penyelenggaraan konser musik saat PPKM level 1 Festival Lagu-Laguan digelar meriah selama dua hari di Lapangan Parkir Sentul Internasional Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Berikut ini aturan baru penyelenggaraan konser musik ditengah PPKM level 1 di Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan pembatasan pada acara-acara konser yang digelar di Jakarta.

Adapun pengunjung konser dibatasi dengan kapasitas maksimal 70 persen.

Selain itu, konser harus sudah selesai maksimal pukul 24.00 WIB.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta, Andhika Permata.

Baca juga: Konser Musik Kondusif, Disparekraf DKI Jakarta Batasi Penonton Maksimal 70 persen dari Kapasitas

"Penyelenggara even wajib membatasi pengunjung dengan kapasitas maksimal 70 persen dengan jam operasional mulai dari pukul 11.00 WIB sampai dengan pukul 24.00 WIB," ujar Andhika, Jumat (11/11/2022).

Hanya pengunjung dan karyawan dengan kategori Hijau di Aplikasi PeduliLindungi saja yang diizinkan masuk.

Artinya, aplikasi PeduliLindungi juga wajib digunakan untuk skrining.

Andhika menambahkan, penyelenggara konser wajib melengkapi surat rekomendasi dari Satgas Covid-19, tanda daftar pertunjukan temporer (TDPT), serta izin keramaian dari otoritas kepolisian.

"Penyelenggara wajib melakukan pengaturan pengunjung atau crowd control management sesuai dengan jumlah pengunjung" tambah Andhika.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Meningkat, PPKM Masih Level 1?

Sementara itu, Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) meminta semua provinsi membatasi gelaran konser atau festival musik, dikarenakan kasus Covid-19 kembali meningkat.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril dalam konferensi pers.

"Harus dilakukan oleh semua seluruh yang terkait. Terima kasih kepada DKI Jakarta, saya kira bukan hanya DKI seluruh provinsi harus ditertibkan (kegiatan kerumunan)," ujar Syahril, Kamis (10/11/2022), seperti diberitakan Tribunnews.com sebelumnya.

Pelaksanaan Kegiatan Berskala Besar wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat sebagai berikut:

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved